DONAT KENTANG

Bahan:
400 gram tepung terigu protein tinggi 
1/2 sendok makan (6 gram) ragi instan 
35 gram gula pasir 
15 gram susu bubuk 
1/2 sendok teh baking powder 
150 gram kentang kukus, dihaluskan
1 butir telur 
115 ml air es 
30 gram margarin 
1 sendok teh garam 
minyak goreng, untuk menggoreng

Bahan Taburan:
150 gram gula donat 

image

Cara membuat:

Campur tepung terigu, ragi instan, gula pasir, susu bubuk, dan baking powder sampai rata. Tambahkan kentang. Uleni rata.Masukkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 15 menit.Kempiskan adonan. Timbang masing-masing 30 gram. Bulatkan. Diamkan 10 menit.Pipihkan adonan. Lubangi tengahnya. Letakkan di loyang yang ditabur tipis tepung terigu. Diamkan 45 menit sampai mengembang.Goreng dalam minyak  yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang. Dinginkan.Masukkan  donat ke dalam plastik yang sudah berisi gula donat. Kocok-kocok sampai donat terbalut.

Untuk 28 buah

http://www.sajiansedap.com/mobile/recipe/detail/15755/donat-kentang-klasik#.VuyUw9A-bqA

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

MEMBACA DULU SEBELUM MENULIS

Anda ingin bisa menulis? Coba saya ingin tahu, apakah anda sudah hobi membaca? Kalau jawabnya iya, ini sudah menjadi modal awal anda untuk menjadi penulis, baik penulis buku ataupun penulis artikel. Akan tetapi, jika anda belum hobi membaca mungkin keinginan anda untuk menjadi penulis sulit tercapai. Namun kalau anda hobi membaca, Insya Alloh cita cita anda menjadi penulis akan tercapai. Kalau anda tidak mau membaca, apa coba yang mau di tulis.

Membaca di sini tidak hanya sekedar membaca buku. Namun anda bisa juga membaca majalah, brosur, artikel artikel di internet, bahkan membaca situasi di sekitar anda. Mungkin saja yang ada di sekitar anda bisa menjadi ide anda untuk menulis bukan?

Terus terang saja, sebenarnya sebenarnya saya menduga mungkin tidak banyak orang senang membaca tapi ingin menjadi penulis. Kok saya tahu? Salah satu saja contohnya, sering sekali saya di tanya lewat sms kalau ingin memasukkan naskah ke permata ilmu apa syaratnya? Lhoh, kan di weblog ini sudah saya jelaskan dengan detail, mulai dari tema, berapa bab yang harus di masukkan, surat pernyataan yang harus di kirimkan? Berapa lama harus menunggu? Naaah, kok masih tanya? Padahal saya sudah menjelaskannya dengan detail. Mungkin jika pertanyaannya khusus saya memaklumi, tapi kalau pertanyaannya umum, seharusnya sudah bisa secara langsung membaca di weblog ini.

Masih ingin menjadi penulis? Mari, mulailah dengan menyukai membaca

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

WORKSHOP MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU

201603140931.png

Informasi: 081578796065

Harap sms sesudah transfer. Maaf, jika transfer tanpa sms, jika tidak ada tempat akan diikutkan gelombang berikutnya. Terimakasih

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

BROWNIES KETAN HITAM

Bahan:
6 btr telur
250 gr gula pasir
150 gr tepung ketan hitam

25 gr cokelat bubuk
½ sdt baking powder
175 ml minyak goreng
100 gr dark cooking chocolate, tim
75 ml susu kental manis cokelat

image

Cara Membuat:
1. Kocok telur dan gula hingga mengembang.
2. Tambahkan tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. Aduk perlahan hingga rata.
3. Masukkan minyak dan dark cooking cokelat leleh, aduk rata.
4. Ambil 1/3 bagian adonan, tambahkan susu kental manis, sisihkan.
5. Sisanya, bagi 2 bagian sama banyak. Tuang satu bagian ke loyang persegi 22 cm yang sudah diolesi minyak goreng dan dialasi plastik. Kukus 20 menit.
6. Tuang adonan yang sudah dicampur susu kental manis di atasnya. Kukus lagi 15 menit.
7. Terakhir, tuang sisa adonan brownies di atasnya, kukus 45menit. Setelah matang, angkat. Potong-potong setelah dingin.

Untuk 25 potong

Sumber:
http://tabloidnova.com/Sedap/Kue/Brownies-Tepung-Ketan

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

RESEP GARANG ASEM

Garang Asem juga ada yang dibungkus selain yang berkuah. Rasanya sama enaknya. Cuma yang ini ada aroma daunnya.

image

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
1 ekor ayam (785 gram), dipotong 24 bagian
5 buah cabai hijau besar, di iris miring
25 buah cabai rawit utuh 
10 buah (200 gram) belimbing sayur, dipotong bulat 1 cm
2 batang daun bawang, dipotong 1cm
1 tangkai (25 gram), kemangi diambil daunnya
5 1/2 sendok teh garam 
2 sendok makan gula merah sisir 
1000 ml santan dari 1 butir kelapa
2 buah serai, diiris
3 lembar daun salam disobek – sobek
2 cm lengkuas, diiris 
daun pisang untuk membungkus 

Bumbu Halus:
10 butir bawang merah 
5 siung bawang putih 
4 butir kemiri sangrai 
2 cm kencur 
2 cm jahe 
1 cm kunyit (jangan terlalu banyak)
1 sendok makan ketumbar bubuk 

Cara Pengolahan :

Campur ayam, bumbu halus, garam, dan gula merah. Remas – remas ayam. Diamkan 30 menit.Masukkan semua bumbu dan santan kecuali serai, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.Ambil 2 lembar daun pisang. Lapisi dengan plastik lebar. Letakkan potongan serai, daun salam, dan lengkuas.Sendokan campuran ayam dan kuah santannya.Bungkus tum dan semat dengan lidi.Kukus 1 jam sampai matang dengan api kecil.

Untuk 9 bungkus

Sumber:

http://www.sajiansedap.com/mobile/recipe/detail/5552/garang-asem-ayam#.VumVadA-bqA

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU

Banyak orang bisa menulis, tulisannya terbilang bagus, bahkan sangat bagus akan tetapi kebanyakan dari mereka sulit menjual tulisan, sehingga tulisannya yang banyak dan bagus bagus itu hanya dibaca sendiri atau dengan beberapa orang temannya. Sayang sekali bukan? Menjual tulisan memang tak sesimpel yang di bayangkan seorang penulis. Selain tulisan harus bagus, ada sejumlah faktor lain yang mendukung sehingga tulisan itu bisa terbit di media massa dan penerbitan atau tidak. Maka dari itu, jika pembaca ada yang bertanya, apakah untuk menerbitkan buku di permata ilmu harus kursus dulu di permata ilmu? Jawabnya tidak. Namun jika di tanya apakah kebanyakan penulis di permata ilmu pernah kursus di permata ilmu jawabnya iya.
Bukan bermaksud pilih kasih, kalau lebih banyak penulis dari alumni kursus permata ilmu, namun permata ilmu memang memilih naskah yang memenuhi kriteria untuk terbit tak sekedar bagus. Hal inilah yang sering tidak di ketahui penulis pemula. Mari tingkatkan kemampuan menulis dan menjual tulisan anda. Tak sekedar meningkatkan kemampuan menulis.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PERTUMBUHAN GIGI BALITA

Dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan normal, bayi biasanya akan mulai tumbuh gigi pada periode awal makan. Nah, pada usia berapa sebenarnya momen ini terjadi?

Menurut dr Aditya Suryansyah, SpA dari RSAB Harapan Kita Jakarta, gigi pertama anak biasanya tumbuh bervariasi 5-11 bulan. Jadi bila misalnya sampai usia 9 bulan gigi anak belum juga tumbuh, maka sebenarnya ini masih normal dan tak perlu dikhawatirkan orang tua.

“Sebagian besar tumbuhnya gigi pertama dipengaruhi oleh faktor genetik dan berhubungan dengan ayah atau ibunya saat masih kecil. Biasanya jika ayah atau ibunya terlambat tumbuh gigi, ada kemungkinan anak akan mengalami hal yang sama,” tutur dr Aditya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Kebanyakan orang tua berpikiran jika si anak terlambat tumbuh gigi, maka ini kemungkinan disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi tertentu seperti kalsium atau vitamin. Sehingga kemudian anak diberikan suplemen-suplemen, yang mungkin sebenarnya tidak ia butuhkan.

Pendapat ini diamini oleh dr Aditya. Ia membenarkan bahwa pemberian vitamin atau zat tertentu untuk memacu pertumbuhan gigi tidaklah selalu benar. Bahkan jika dilakukan tanpa anjuran dokter bisa membahayakan kesehatan si kecil. Terutama bila suplemen ini diberikan secara berlebihan.

Lantas kapan orang tua dianjurkan memeriksakan anaknya ke dokter jika belum juga tumbuh gigi? “Sampai anak berusia 1,5 tahun kalau belum juga tumbuh baru cek ke dokter, nanti dicari tahu apa penyebabnya,” imbuh dr Aditya.

Sumber:
http://m.detik.com/health/read/2016/03/16/080206/3165785/1300/usia-berapa-bayi-biasanya-mulai-memiliki-gigi-pertamanya?utm_source=health&utm_medium=Facebook&utm_campaign=CMS+Socmed

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

KOLAK PISANG CINCAU CAMPUR

image

Bahan:
2.000 ml air 
225 gram gula merah, sisir
3 buah pisang tanduk, potong 2 cm
1 buah (200 gram) ubi merah, potong kotak agak besar
100 gram kolang-kaling, potong panjang
1 sendok teh garam 
3 lembar daun pandan, ikat
500 ml santan kental, dari 1 1/2 butir kelapa
200 gram cincau hitam, potong kotak
4 buah nangka, potong panjang

Cara membuat:

Rebus air, gula merah, dan pisang tanduk diatas api kecil sampai setengah matang.Tambahkan ubi merah, kolang-kaling,  garam, dan daun pandan. Rebus di atas api kecil sampai meresap.Masukkan santan kental. Masak sampai matang. Tambahkan nangka. Aduk rata. Angkat.Masukkan cincau hitam. Sajikan.

 
Untuk 10 porsi

Sumber:
http://www.sajiansedap.com/mobile/recipe/detail/15073/kolak-pisang-campur#.VudjINA-bqA

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

RICA RICA AYAM PEDAS

image

Bahan:
1 ekor ayam, potong 8 bagian
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
250 ml air
3 sdm minyak goreng

Bumbu halus:
6 bh cabai merah keriting
3 bh cabai merah besar
10 btr bawang merah
3 siung bawang putih
1 bh tomat
2 cm jahe
¾ sdt garam
½ sdt gula pasir

Cara Membuat:
1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 1 jam. Goreng hingga berkulit.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan garam dan gula.
3. Masukkan ayam. Tuang air. Biarkan sampai bumbu meresap dan kuah kental.

8 potong 50 menit

Sumber:
http://tabloidnova.com/Sedap/Makanan/Ayam-Rica-Rica

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

KIKIL CABAI HIJAU PETAI

Kikil nikmat juga bila dimasak dengan bumbu-bumbu yang tepat. Seperti oseng kikil petai cabai hijau, yang membuat lidah Anda bergoyang dengan kenikmatan masakannya.

image

Bahan:
500 kikil, dipotong panjang, direbus sampai empuk
8 siung bawang merah, diiris
4 siung bawang putih, dicincang
5 buah cabai hijau besar, diiris serong
5 buah cabai hijau keriting, diiris srong
2 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam 
2 papan petai, dibelah dua bagian
2 sendok makan saus tiram 
1 sendok makan kecap manis 
1/4 sendok teh garam 
250 ml air 
2 sendok makan minyak, untuk menumis

Cara membuat:

Panasakan minyak di atas api sedang. Tumis bawang merah, bawang putih, cabai hijau besar, cabai hijau keriting, lengkuas, dan daun salam sampai harum.Masukkan kikil rebus dan petai. Aduk rata. Masukkan saus tiram, kecap manis, dan garam. Aduk rata.Tambahkan air sedikit-sedikit. Masak hingga matang dan meresap.

Sumber:
http://www.sajiansedap.com/mobile/recipe/detail/16159/oseng-kikil-petai-cabai-hijau#.VuYesNA-bqA

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar