RESEP SALMON

1. Honey garlic salmon

Lembut dimasak bersama madu dan sedikit bawang putih. Wah, sepertinya inilah resep ikan salmon mudah yang dicari-cari selama ini!

Bahan-bahan yang dibutuhkan: Madu, air perasan jeruk lemon, bawang putih, garam, daging ikan salmon fillet, lada hitam, dan minyak sayur.

Cara membuatnya:

  1. Di dalam mangkuk kecil, campurkan madu, air perasan jeruk lemon, bawang putih, garam, dan lada secukupnya secara bumbu marinasi merata.
  2. Taruh daging ikan salmon fillet dalam kantong plastik dan tuangkan bumbu marinasi. Keluarkan udara sebanyak mungkin dan segel kantung plastik tersebut. Dengan lembut bolak-balikkan daging ikan salmon agar seluruh permukaannya terlapisi bumbu secara merata. Diamkan selama 15 menit.
  3. Panaskan wajan anti lengket pada suhu sedang dan tambahkan minyak sayur. Letakkan daging ikan salmon dengan kulit menghadap ke atas. Tutup dan masak selama 3 menit. Buka tutupnya dan masak kembali selama satu menit lagi. Kemudian balikkan ikan dan masak selama 3 menit.
  4. Sajikan dengan tumisan brokoli atau salad agar sajian menjadi lebih sehat lagi.

2. Salmon curry

Ternyata ada cara untuk membuat hidangan kari hanya dalam kurang lebih 30 menit! Ayo simak caranya berikut ini.

Bahan-bahan yang dibutuhkan: Daging ikan salmon fillet, santan, jahe, gula merah, saus ikan, pasta kari merah, air jeruk nipis, daun kemangi, daun ketumbar, cabai merah, dan garam.

Cara membuatnya:

  1. Potong salmon menjadi dadu berukuran sedang.
  2. Masukkan santan ke dalam panci dan tambahkan jahe, gula, saus ikan, pasta kari, dan air jeruk nipis.
  3. Aduk-aduk dan pastikan pasta kari larut dalam kuah. Masak hingga mendidih dan masukkan salmon.
  4. Masak ikan dengan lembut agar tidak hancur selama 5-7 menit. Sajikan bersama taburan daun ketumbar.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/www.masakapahariini.com/tips-masak/resep-ikan-salmon-mudah/amp/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

CAKE LABU KUNING

Bahan-bahan:

  • 250 gram margarin
  • 25 gram gula pasir halus
  • 200 gram labu kuning, kukus, haluskan
  • 5 kuning telur
  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 30 gram maizena
  • 5 putih telur
  • 1/4 sendok teh garam
  • 125 gram gula pasir halus
  • 100 gram keju cheddar parut

Cara membuat Cake Labu KuningKeju: 1. Cake, kocok margarin dan gula pasir halus 7 menit sampai lembut. Masukkan labu kuning. Kocok rata. 2. Tambahkan kuning telur satu per satu bergantian dengan sebagian tepung terigu sambil diayak dan dikocok rata. 3. Masukkan sisa tepung, baking powder, dan maizena sambil diayak dan dikocok rata. Sisihkan. 4. Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Masukkan gula pasir halus sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang. 5. Masukkan sedikit-sedikit ke campuran margarin sambil diaduk perlahan. Tuang ke dalam loyang tulban diameter 22 cm yang dioles margarin dan ditabur tipis tepung terigu. Tabur keju. 6. Oven dengan api bawah suhu 180 derajat Celsius 40 menit sampai matang.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/sajiansedap.grid.id/amp/10749243/siapkan-cake-labu-kuning-keju-ini-untuk-sarapan-esok-hari

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Tips Mengolah Labu Kuning

1. Gunakan labu kuning matang, tetapi masih memiliki tekstur renyah agar hasilnya labu tidak menjadi bubur.

2. Buang bagian tangkai labu kuning untuk menghindari duri tajam yang ada di sekelilingnya.

3. Nah, untuk memudahkan saat memotong labu kuning, gunakan pisau bergerigi.

Labu kuning baik dipotong dengan pisau bergerigi karena ukurannya besar.

Ia juga memiliki cangkang keras, tetapi daging buahnya lembut.

Hindari menggunakan banyak cairan saat memasak labu kuning.

Pasalnya, labu kuning sudah banyak mengandung air.

Sebagai informasi, 90 persen kandungan labu kuning adalah air.

5. Labu kuning yang akan diolah dapat diproses dengan cara dioven atau dikukus terlebih dahulu agar mudah dilumatkan.

6. Karena labu kuning ukurannya besar dan sering tersisa, simpan sisa labu yang sudah terbuka di dalam lemari es dengan cara menutup bagian yang terbuka.

Semoga tips ini bermanfaat!

Sumber:

https://sajiansedap.grid.id/amp/10965581/cara-mengolah-labu-kuning-ini-dia-tips-dasar-menggunakan-labu-kuning-dalam-aneka-hidangan?page=all

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

MIE LETHEK GORENG KHAS JOGJA

Bahan:

  • 3 lembar mie lethek kering
  • 6 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 1 butir kemiri
  • garam, merica, dan kecap secukupnya
  • 1 buah wortel iris seperti korek
  • 1 butir telur ayam
  • 1/4 buah kubis
  • daun bawang dan daun seledri secukupnya
  • bawang goreng secukupnya untuk taburan

Cara Membuat

1. Rendam mi lethek dengan air matang sampai lunak, tiriskan.

2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri.

3. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan telur dan wortel. Setelah wortel agak matang, masukkan irisan kubis, tambahkan kecap.

4. Masukkan mi, daun bawang, dan daun seledir. Aduk hingga rata. Tambahkan garam dan merica. Koreksi rasa.

5. Sajikan mi lethek goreng dengan taburan bawang goreng.

Selamat mencoba!

Sumber:

https://m.fimela.com/lifestyle-relationship/read/4013692/resep-mi-lethek-goreng-khas-yogyakarta-yang-sedap

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

RESEP PUTU AYU PANDAN LEZAT

Bahan – bahan membuat kue putu ayu pandan

  • Tepung terigu 200 grm
  • 3 helai daun pandan, tumbuk, tambahkan 2 sendok makan air, peras ambil airnya untuk di gunakan sebagai pewarna
  • Cake emulsifier 1 sdt (bisa juga anda gunakan TBM)
  • Telur 2 butir
  • Gula pasir putih 200 grm
  • Garam dapur halus ½ sdt
  • Santan kelapa 200 ml
  • Kelapa parut 300 grm

Cara membuat

1. Siapkan wadah atau mixer, kemudian campurkan telur, cake emulsifier, dan gula pasir kocok sampai berbusa dan berwarna putih pucat, biasanya menggunakan kecepatan tinggi

2. Bila sudah, tambahkan tepung terigu, lalu mixer lagi dengan kecepatan sedang, dan kocok hingga rata

3. Selanjutnya, tuangkan santan kelapa perlahan, sambil terus di aduk dengan pelan

4. Sekarang, anda masukan air pandan, bila warna kurang silahkan tambahkan lagi, aduk sampai rata

5. Nah, untuk kelapa silahkan anda campur dulu dengan sedikit garam agar terasa sedikit gurih, aduk hingga rata

6. Siapkan cetakan, kemudian paling dasar anda masukan kelapa parut sedikit saja, lalu padatkan

7. Kemudian lapisan selanjutnya, anda masukan adonan kue putu ayu yang sudah jadi, usahakan sampai penuh, lakukan sampai selesai

8. Tinggal kukus deh adonannya kurang lebih selama 20 menit, tunggu hingga putu ayu matang

9. Angkat dan keluarkan putu ayu dari cetakannya, kemudian sajikan dalam piring saji

10. Kue putu ayu siap dihidangkan.

Saat anda mengukus nanti, usahakan menggunakan api sedang agar putu ayu yang anda buat tidak terlalu mekar atau pecah, dan juga biasanya kelapa parut yang digunakan tidak terlalu tua, agar masih ada rasa manis dan tetap padat. Selamat mencoba membuat kue putu ayu lezat ini.

Modifikasi dari sumber:

https://resepdanmasakan.com/resep-putu-ayu-lembut-dan-empuk-mudah/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , , , | Tinggalkan komentar

TIPS AGAR LEMPER AWET

1. Kukus beras ketan sampai tanak

Kunci dari lemper yang tahan lama adalah ketan yang dikukus sampai tanak. Pertama, kukus beras ketan hingga setengah tanak. Sambil menunggu kukusan, anda bisa merebus santan hingga mendidih dalam panci terpisah. Harus benar-benar mendidih, ya, alias ada banyak gelembung udara yang meletup-letup. Masukkan ketan setengah matang tadi ke dalam santan mendidih dan aduk hingga santan terserap habis oleh beras ketan (aron). Kukus beras ketan selama kurang lebih 30 menit sampai benar-benar tanak.

2. Pastikan isian ayam suwir kering

Kunci kedua jika ingin lemper anda awet adalah ayam suwir untuk isian harus kering. Caranya, rebus ayam sampai matang lalu suwir-suwir. Tumis bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemir, dan bahan lengkapnya di sini, bersama ayam suwir dan santan. Aduk ayam suwir hingga santan meresap tanpa sisa dan tekstur ayam suwir benar-benar kering.

3. Kukus atau bakar dulu sebelum disajikan

Setelah ketan tanak dan ayam suwir kering siap, bungkus lemper seperti biasa. Masukkan lemper yang sudah jadi ke dalam kulkas sehingga bisa tahan 2-3 hari. Nah kalau mau dinikmati, kukus lemper dengan panci dandang atau rice cooker dulu. Khusus untuk lemper bakar, pakai wajan yang sudah dioles minyak dan panggang lemper di atasnya. Panggang secara merata (bolak-balik) hingga wangi dan bungkusan daun pisang terlihat layu. Sajikan selagi hangat!

Nah tidak sulit, kan? Selain dibuat bekal sekolah, lemper bisa jadi cemilan di segala suasana. Anda bisa sajikan lemper saat acara-acara seperti arisan bersama kue-kue lainnya. Lemper bisa dicicil pembuatannya beberapa hari sebelumnya, sehingga saat hari H anda hanya perlu menghangatkannya saja. Makanya, yuk buat lemper!

Sumber:

https://resepkoki.id/tips-membuat-lemper-agar-tahan-lama/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

MENDIDIK ANAK ALA ROSULULLOH

1.Tidak mengekang anak bermain

Dalam mendidik anak, Rasulullah tidak selalu mengekang. Beliau suka melihat anak bermain. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Pada suatu hari aku melayani Rasulullah. Setelah tugasku selesai, aku berkata dalam hati, ‘Rasulullah pasti sedang istirahat siang.’ Akhirnya, aku keluar ke tempat anak-anak bermain. Aku menyaksikan mereka sedang bermain. Tidak lama kemudian, Rasulullah datang seraya mengucapkan salam kepada anak-anak yang sedang bermain. Beliau lalu memanggil dan menyuruhku untuk suatu keperluan. Aku pun segera pergi untuk menunaikannya, sedangkan beliau duduk dibawah sebuah pohon hingga aku kembali.” (HR. Ahmad).

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: “Aku dahulu pernah bermain boneka di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam. Aku memiliki beberapa sahabat yang biasa bermain bersamaku. Ketika Rasululah shallallahu ‘alaihi wa salam masuk dalam rumah, mereka pun bersembunyi dari beliau. Lalu beliau menyerahkan mainan padaku satu demi satu lantas mereka pun bermain bersamaku.” (HR. Bukhari).

2. Mengajarkan ilmu tauhid

Ilmu tauhid adalah ilmu tentang ketuhanan. Ilmu ini sangat penting untuk diajarkan kepada anak semenjak dini. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah, beliu mengajarkan anak-anaknya untuk mengucapkan Lailaha illaallah yang mana berarti tidak ada Sesembahan yang benar selain Allah. Dan Allah itu Maha Esa.

Dijelaskan dari Ibn Abbas, Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.”(sya’bul Iman)

  1. Mengajarkan ilmu agama

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengajarkan ilmu agama kepada anak semenjak dini. Sebab jika anak tidak dididik agama sejak kecil maka bisa saja ia terpengaruh pergaulan dan menjadi salah langka.Ilmu agama yang diajarkan oleh Rasul kepada anaknya tentu sangat luas. Dan itu diajarkan secara bertahap tidak serta-merta.

  1. Mengejarkan tata cara sholat

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Perintahlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika enggan melakukannya pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Ahmad).

  1. Mengajarkan ibadah puasa

Diriwayatkan dari Ar-Rubayyi’ bintu Mu’awwidz, salah satu perempuan shalehah sahabat rasul. Ia berkata: “Kami menyuruh puasa anak-anak kami. Kami buatkan untuk mereka mainan dari perca. Jika mereka menangis karena lapar, kami berikan mainan itu kepadanya hingga tiba waktu berbuka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

  1. Mengajarkan bacaan doa-doa harian

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam juga kerap melatih kepada anak-anaknya untuk rutin membaca doa harian. Misalnya doa bercermin, doa keluar-masuk toilet, doa sebelum dan sesudah makan, doa keluar rumah dan sebagainya. Ini penting agar diri kita senantiasa dijaga oleh Allah Ta’ala dan terlindungi dari bahaya.

  1. Mengajarkan anak untuk berbakti kepada orang tua

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengajarkan kepada anak-anaknya tentang keutamaan berbakti kepada orang tua. Sebab Anak durhaka dalam islam adalah perbuatan dosa besar.

Diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha: “Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih mirip dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam cara bicara maupun duduk daripada Fathimah.” ‘Aisyah berkata lagi, “Biasanya apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Fathimah datang, beliau mengucapkan selamat datang padanya, lalu berdiri menyambutnya dan menciumnya, kemudian beliau menggamit tangannya hingga beliau dudukkan Fathimah di tempat duduk beliau. Begitu pula apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang padanya, maka Fathimah mengucapkan selamat datang pada beliau, kemudian berdiri menyambutnya, menggandeng tangannya, lalu menciumnya.” (Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani).

  1. Berlaku adil kepada anak perempuan dan laki-laki

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah membeda-bedakan antara anak laki-laki dan perempuan. Bukan berarti anak laki-laki derajatnya lebih tinggi dari perempaun ataupun sebaliknya. Dalam suatu hadist dijelaskan:

Dari Nu’man bin Basyir, beliau pernah datang kepada Rasulullah lalu berkata, “Sungguh, aku telah memberikan sesuatu kepada anak laki-lakiku yang dari Amarah binti Rawwahah, lalu Amarah menyuruhku untuk menghadap kepadamu agar engkau menyaksikannya, ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah bertanya, “Apakah engkau juga memberikan hal yang sama kepada anak-anakmu yang lain?” Ia menjawab, “Tidak.” Rasulullah bersabda, “Bertakwalah kamu kepada Allah dan berlaku adillah kamu diantara anak-anakmu.” Nu’man pun mencabut kembali pemberiannya.” (HR. Bukhari).

  1. Mendidik anak dengan akhlak mulia

Kebaikan seseorang dinilai dari 2 hal yakni agama dan akhlaknya. Sedangkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia yang akhlaknya paling baik di muka bumi ini. Beliau diutus untuk memperbaiki perilaku manusia. Dan maka itu, beliau selalu mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anaknya, tentang akhlak Dalam Islam,cara meningkatkan akhlak, hubungan akhlak dengan iman dalam islam , serta hubungan akhlak dengan iman islam dan ihsan.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.

  1. Mengajarkan cara berpakaian yang sesuai syariat agama

Bagi anak perempuan, Rasul juga memberikan pendidikan tentang bagaimana menjadi muslimah yang baik dengan cara berpakaian secara islami. Yakni mengenakan pakaian longgar dan berjilbab syar’i.

“Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh merek. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS Al-Ahzab:59).

Diriwayatkan dari Aisyah ra: bahwa Asma’ binti Abi Bakar menemui Rasulullah SAW dengan kondisi ia berpakaian pendek, aka berpalinglah Rasulullah SAW seraya berkata, “Wahai Asma’, sesungguhnya wanita, apabila telah baligh, tidak pantas terlihat kecuali ini dan ini (beliau menunjuk wajah dan kedua telapak tangannya).” (HR. Abu Daud)

  1. Mengajarkan batasan pergaulan antara perempuan dan laki-laki

Cara Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam mendidik anak juga meliputi pergaulan. Beliau mengajarkan tentang batasan-batasan berteman antara laki-laki dan perempuan, tentang pentingnya menjaga pandangan, tentang besarnya dosa zina dan sebagainya.

  1. Mengajarkan pekerjaan rumah tangga untuk anak perempuan

Untuk mendidik anak perempuan, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan perihal pekerjaan rumah. Seperti memasak, mencuci pakaian dan bersih-bersih rumah. Ini juga penting dalam islam. Sebab bagaimanapun juga kodrat wanita dalam islam adalah menjadi istri bukan mencari nafkah untuk keluarga.

  1. Mengajari adzan untuk anak laki-laki

Abu Mahdzurah bercerita: Aku bersama 10 orang remaja berangkat bersama Rasulullah dan rombongan. Pada saat itu, Rasulullah adalah orang paling kami benci. Mereka kemudian menyerukan azan dan kami yang 10 orang remaja ikut pula menyerukan azan dengan maksud mengolok-ngolok mereka. Rasulullah bersabda, ‘Bawa kemari 10 orang remaja itu!’ Beliau memerintahkan,‘Azanlah kalian!’ Kami pun menyerukan azan.

Kemudian selesai azan, Rasulullah bersabda‘Alangkah baiknya suara anak remaja yang baru kudengar suaranya ini. Sekarang pergilah kamu dan jadilah juru azan buat penduduk Mekkah.’ Beliau bersabda demikian seraya mengusap ubun-ubun Abu Mahdzurah, kemudian beliau mengajarinya azan dan bersabda kepadanya: Tentu engkau sudah hafal bukan?’ Abu Mahdzurah tidak mencukur rambutnya karena Rasulullah waktu itu mengusapnya. (HR. Ahmad, Musnadul Makkiyah).

  1. Menganyomi dengan baik

Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengayomi anak-anaknya. Khususnya anak perempuan. Sebab perempuan cenderung lemah dan membutuhkan perlindungan. Mengayomi disini berarti memberikan perhatian, menjaga dan merawat dengan baik hingga anak tumbuh dewasa.

Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa. Maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku.” Kemudian Anas bin Malik berkata: Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau.” (HR Muslim).

  1. Bersikap lemah lembut terhadap anak

Walaupun Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah pemimpin umat muslim. Namun beliau tidak pernah sombong ataupun bersikap semena-mena terhadap keluarganya. Beliau justru menunjukkan akhlak yang baik dan lemah lembut. Kepada anak-anaknya, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam sering memanggil mereka dengan sebutan yang indah, menggendong dan mengusap kepala mereka.

Aqra’ bin Habis, pemuka Bani Tamim mengaku, “Demi Allah, aku mempunyai 10 orang anak, tetapi tak satu pun kuciumi di antara mereka.” Nabi pun memandangnya dan berkata, “Barang siapa yang tidak mengasihi, ia tidak akan dikasihi.

  1. Mencintai dan bergantung pada Allah

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Nak, aku akan memberimu beberapa pelajaran: peliharalah Allah, niscaya Dia akan balas memeliharamu. Peliharalah Allah, niscaya kamu akan menjumpai-Nya dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, dan jika kamu meminta pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, sesungguhnya andaikata manusia bersatu-padu untuk memberimu suatu manfaat kepadamu, niscaya mereka tidak akan dapat memberikannya kepadamu, kecuali mereka telah ditakdirkan oleh Allah untukmu.”

  1. Tidak memisahkan anak dan ibunya

Abu Ayyub lalu mengatakan, bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barang siapa memisahkan antara seorang ibu dan anaknya, niscaya Allah akan memisahkan antara dia dan orang-orang yang dicintainya pada hari kiamat.” (HR. Tirmidzi).

  1. Memberikan hadiah

Rasulullah pernah membariskan Abdulullah, Ubaidillah dan sejumlah anak-anak pamannya, Al Abbas, dalam suatu barisan, kemudian beliau bersabda: “Siapa yang paling dahulu sampai kepadaku, dia akan mendapatkan (hadiah) ini. Mereka pun berlomba lari menuju tempat Rasulullah berada. Setelah mereka sampai di tempat beliau, ada yang memeluk punggung dan ada pula yang memeluk dada beliau. Rasulullah menciumi mereka semua serta menepati janji kepada mereka.” (Majmu’uz Zawaid).

Demikianlah beberapa cara Nabi Muhammad mendidik anak-anaknya. Semoga kita bisa mencontoh beliau, sebab beliau adalah sebaiknya-baiknya suri tauladan di muka bumi. Amin ya Rabbal Alamin.

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/dalamislam.com/info-islami/cara-nabi-muhammad-mendidik-anak/amp

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

SEPERTI APA NASKAH YANG BAGUS?(1)

Kriteria naskah yang bagus ada 4 hal, 2 diantaranya akan saya sampaikan di weblog ini, sedang 2 sisanya akan saya simpan dulu, spesial saya buka bagi anda yang benar benar berminat kursus menulis buku di permata ilmu jogjakarta. Biayanya mulai 0 rupiah saja, sampai 800ribu rupiah untuk kursus reguler nya. Info lengkap silahkan hubungi kami di 081239484058

Bagian pertama, naskah yang bagus itu adalah naskah yang di tulis. Eh iya, benar lho naskah yang bagus itu naskah yang di tulis. Bagaimana bisa bagus jika hanya di awang awang saja. Banyak sekali calon penulis sulit mengambil keputusan. Hal yang ada dalam angannya adalah menjadi penulis terkenal dengan karya karya yang best seller namun selalu bingung mau menulis apa. Mau belajar menulis pada orang lain juga ogah, intinya dia tidak benar benar punya tekad untuk menulis, hal yang ada dalam angannya hanya sekedar angan angan

Mau jadi penulis buku, caranya mudah ambil kertas dan bolpoint sekarang juga, apa yang ada di angan anda tuliskanlah. Kemudian coba anda cek tulisan anda, kira kira kalau jadi buku orang mau beli tidak ya, kalau tidak coba anda banyak belajar lagi. Belajar bisa lewat buku, atau kursus kursus menulis buku sudah banyak saat ini di sejumlah kota besar di Indonesia, jika di kota anda belum ada, snda bisa juga kursus menulis buku jarak jauh. Saat ini banyak tempat yang menyediakan kursus menulis buku jarak jauh

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

BOLU KARAMEL


Bahan-Bahan

-150 gram susu kental manis, 150 gram tepung protein sedang, 400 gram gula pasir 100 gram margarin,

– aduk dengan garpu 6 butir telur 1/4 sendok teh garam 400 ml air panas 85 gram tepung maizena 1 sendok teh soda kue

Cara Membuat Kue Bolu Karamel

– Mempersiapkan Bahan dan Alat: Lakukan cara yang pertama dengan terlebih dahulu mempersiapkan beberapa peralatan yang akan anda gunakan untuk membuat kue. Hal ini penting sekali karena peralatan ini adalah peralatan yang akan sangat anda butuhkan saat membuat kue. Dengan mendahulukan mempersiapkan peralatan sebelum membuat adonan kue, maka akan semakin mudah bagi anda untuk dapat membuat kue dalam keadaan yang nyaman dan tenang. Bisa dibayangkan betapa repot dan kesulitannya saat anda belum mempersiapkan beberapa peralatan ini. Apalagi saat anda sedang membuat adonan kue, anda tentu akan dibuat kesal menjangkau beberapa peralatan yang belum anda siapkan. Adapun beberapa peralatan tersebut diantaranya adalah mixer, oven, loyang, alat penimbang bahan-bahan kue dan baskom untuk membuat adonan. Nah, bila peralatan tersebut sudah anda dijangkauan anda. Maka selanjutnya anda akan dapat mempersiapkan bahan-bahan kue seperti terigu.

Silahkan masukkan terigu kedalam wadah penimbang dan takar dengan takaran yang sudah ditentukan. Untuk kemudian, masukkan dalam wadah dan ayak dengan menggunakan saringan guna memisahkan partikel kasar dan lembutnya.

Selanjutnya, untuk margarin. Margarin biasanya akan menempel dan saling bersatu. Nah, anda hanya perlu mengaduk-aduk margarin dengan mengguankan garpu agar bisa terurai.

Sementara untuk sisa bahan-bahan lainnya. Beberapa bahan tersebut hanya perlu disisihkan karena anda akan dapat secara langsung mencampurkan bahan-bahan tersebut pada adonan kue.

Sebelum membuat adonan kue, terlebih dahulu silahkan siapkan panci dan tempatkan dibagian atas kompor lalu nyalakan api yang sedang. Masukkan gula pasir kedalamnya dan gosongkan.

Setelah itu, masukkan air panas dan aduk-aduk sampai gula larut dengan air. Nah, baru setelah itu, angkat dan dinginkan semnatar. Kocok telur bersama dengan garam sampai lepas dalam baskom dan gunakan mixer untuk mengaduk bahan-bahan ini.

Lalu masukkan kocokkan telur kedalam tepung terigu, tepung mazeina dan soda kue yang telah diayak. Kemudian aduk-aduk secara merata dan bergantian. Lalu masukkan karamel kedalamnya dan aduk kembali merata.

Masukkan margarin yang sudah diaduk bersama dengan susu kental manis dan aduk-aduk secara merata sampai tercampur.

Masukkan adonana kedalam loyang tulban dengan ukuran 25 cm, bawah 18 cm dan tinggi 8 cm. Lalu panggang dalam oven selama kurang lebih 85 menit dibawah suhu 150 derajat sampai matang. Setelah matang, angkat dan dinginkan. Baru setelah itu, kue akan siap untuk dipotong-potong.

Sumber: https://selerasa.com/resep-dan-cara-membuat-kue-bolu-karamel-sarang-semut-yang-lembut-enak-dan-sederhana | Selerasa.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

MENGAPA HARUS MENULIS BUKU?

Anda mungkin sudah iseng iseng menulis, namun sedikit ogah ogahan. Hanya sekedar iseng saja. Wah rugi sekali. Hidup ini adalah untuk beribadah kepada Alloh subhanahu wata’ala, semua yang kita lakukan untuk beribadah kepada Alloh subhanahu wata’ala. Saat anda mulai menulis, luruskan niat, maka insya Alloh nanti Alloh subhanahu wata’ala yang memudahkannya. Menulis itu ibadah kepada Alloh subhanahu wata’ala jika kita niatkan demikian karena menulis hal yang baik adalah amal jariyah yang pahalanya tidak terputus meski kita telah meninggal dunia

Bayangkan, jika kita menulis misalnya tentang wirausaha, ada orang terinspirasi sedang awalnya dia pengangguran betapa banyak manfaatnya untuk orang lain, jadi itu adalah ibadah kepada Alloh subhanahu wata’ala. Jangan menulis hanya berniat mencari uang saja karena jika bukunya kurang laku anda akan kecewa, demikian juga jika menulis hanya untuk populer. Jika anda menulis buku hanya untuk naik pangkat mungkin hanya itu yang anda dapatkan, rugi, ya sangat rugi.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , , , , , | Tinggalkan komentar