AGAR SYARAF SEHAT

Gejala rasa lelah berlebihan, pegal-pegal, disertai kram otot dan kesemutan, sering timbul akibat aktivitas berlebihan. Namun, keluhan itu bisa jadi merupakan sinyal alami tubuh yang mengalami kekurangan vitamin neurotropika. Istirahat cukup dan mengatur makanan kaya vitamin B kompleks menjadi bagian solusinya. Sesaat setelah bangun tidur di pagi hari, Bagus (36 tahun) merasakan pegal-pegal, ngilu, serta kaku pada punggung dan kakinya. Kalau ia langsung bangkit dan jalan, kaki itu bahkan bakal mengalami kram dan kesemutan.

Ia berusaha berpikir santai dan menganggapnya normal, akibat terlalu banyak berdiri dan seringnya menginjak pedal kopling di tengah kemacetan lalu lintas. Namun, keluhan itu kemudian tak kunjung mereda. Hanya sedikit berkurang jika waktu tidurnya ditambah. Tak ayal, keluhan di punggung dan kaki itu mengganggu aktivitasnya. Sesudah berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter, ia mendapat penjelasan bahwa semua keluhannya itu merupakan manifestasi gejala dari gangguan ringan, seperti akibat sikap badan yang kurang tepat saat bekerja, cemas, tegang, depresi.

Bisa juga karena tubuh mengalami kekurangan vitamin neurotropika, yang terdiri atas vitamin B1, B6, dan B12. Pegal-pegal dan ngilu itu disebabkan oleh ketegangan otot-otot leher, bahu, dan kaki akibat salah postur saat bekerja atau beban yang berlebihan pada kaki. Sikap tubuh yang salah waktu mengangkat benda berat misalnya, terlalu lama berdiri, atau habis mengendarai kendaraan bermotor dalam waktu lama.

Pembentuk Sel Darah
Dr. Salim Harris, Sp.S(K), ahli saraf dari RS Medistra Jakarta menjelaskan bahwa timbulnya pegal-pegal, ngilu, dan kaku bisa disebabkan oleh beberapa hal. Beban yang terlalu berat pada bagian tubuh tertentu bisa jadi penyebab utama. Adanya penekanan, jeratan, maupun gesekan, atau disebut unsur mekanik, juga memberi peluang terjadinya keluhan tadi.

Unsur nonmekanik di sini adalah infeksi, intoksikasi, proses imunologik, dan kemungkinan defisiensi vitamin B dan B kompleks atau neurotropika. Kita tahu bahwa jenis vitamin ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan fungsi saraf. Pola makan buruk dan penurunan daya serap tubuh menyebabkan terjadinya defisiensi vitamin neurotropika. Penurunan daya serap ini biasa dialami oleh mereka yang berusia 35 tahun ke atas.

Ahli gizi dari Klinik Nutrifit Jakarta, Dr. Samuel Oetoro, MS., menjelaskan bahwa komponen pokok bagi penyediaan energi atau tenaga untuk gerak tubuh adalah glukosa (zat gula) dan karbohidrat. “Dalam proses biokimia terjadi pemecahan glukosa. Vitamin B berperan penting sebagai katalisator untuk mengubah glukosa menjadi energi,” katanya.

Jika pasokan vitamin B kurang, tentu proses itu tidak bisa berlangsung lancar. Akibatnya, energi yang dihasilkan tentu tidak maksimal. “Aktualisasi dari keadaan itu adalah rasa mudah lelah, juga timbulnya keluhan fisik berupa pegal-pegal dan kaku sesaat setelah bangun tidur, terutama di bagian kaki,” imbuhnya. Vitamin B juga dikenal sebagai penjaga nafsu makan serta pencegah anemia (kurang darah) dengan membentuk sel darah merah. Bila tubuh kekurangan vitamin B, otomatis jumlah sel darah merah pun bakal berkurang. Gejala yang mudah diamati dari anemia antara lain kelelahan, kehilangan nafsu makan, diare, dan murung.

Sementara itu, vitamin B12 memiliki hubungan langsung dengan daya tahan tubuh karena berfungsi sebagai koenzim penting untuk sintesa DNA yang mengontrol pembentukan sel-sel baru. Vitamin ini juga sangat penting guna mencegah kerusakan sistem saraf dengan membantu pembentukan myelin. Karena peran pentingnya bagi kesehatan saraf itulah, vitamin B12 bersama vitamin B1 dan vitamin B6 disebut vitamin neurotropika.

Risiko Defisiensi
Kecukupan vitamin neurotropika akan membantu memelihara keutuhan dan kesehatan saraf, sehingga antaran rangsangan atau simpul-simpul ke pusat kendali tubuh dan otak akan bekerja maksimal. “Jika yang terjadi sebaliknya tentu akan mempengaruhi kerja sistem saraf, terutama di otak,” ujar Dr. Samuel. Otak bersama sistem saraf secara alami menyediakan mekanisme pengendalian atas kegiatan sadar manusia (contohnya berpikir dan gerak seluruh anggota tubuh), juga kegiatan tak sadar (bernapas dan mencerna makanan). Saraf juga mencatat rangsangan seperti temperatur dan rasa nyeri, pegal-pegal, serta kaku.

Jelasnya, di otak itulah terletak pusat ingatan, pengontrol nafsu makan, pengatur fungsi mental, suasana hati, gerak tubuh, serta siklus tidur dan bangun. Karena itu pula, menurunnya daya tahan tubuh, termasuk kemampuan gerak, menjadi salah satu indikasi adanya defisiensi vitamin B.

Sumber alami vitamin neurotropika mudah dijumpai dalam makanan sehari-hari, di antaranya padi-padian (beras merah, gandum) termasuk sereal dan roti, sayur berdaun hijau, dan kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, dan lain-lain). Selain itu sediaan vitamin B juga banyak terdapat pada hati ayam dan sapi, telur, ragi, dan hasil olahan kedelai (tempe, tahu, susu).

Dengan pola makan yang benar, yakni mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tubuh akan mendapatkan nutrisi yang cukup. Itu artinya setiap kali makan kita harus menyantap makanan yang mengandung karbohidrat kompleks (karbohidrat yang mengandung serat dan zat gizi lainnya), vitamin serta mineral, protein, juga lemak. Tentu saja semua dalam jumlah yang cukup, sesuai kebutuhan tubuh.

Sayang sekali saat ini tak mudah untuk mendapatkan makanan segar alami yang berkualitas tinggi. Proses penanaman, pemanenan, penyimpanan, perlakuan saat pengolahan, dapat menyebabkan berkurangnya kandungan gizi dalam bahan pangan. Jadi, meskipun Anda sudah menjalankan pola makan yang benar, masih ada kemungkinan untuk mengalami defisiensi vitamin maupun mineral.

“Khusus pada lansia, secara alami tubuhnya akan mengalami penurunan dalam penyerapan vitamin dan mineral, sehingga berisiko mengalami defisiensi,’’ sebut Dr. Samuel. Pada kondisi-kondisi semacam itu, penggunaan suplemen vitamin dapat dipertimbangkan. Menurutnya, suplemen akan efektif jika seseorang memang membutuhkan, sebagai pelengkap atau mengatasi kekurangan akibat asupan vitamin dari makanan alami tidak terpenuhi.

Lalang Ken Handita
© Tabloid SENIOR

Dipublikasi di kesehatan | Tag | Tinggalkan komentar

‘Tiga Singa’ Siap Lakoni Adu Pinalti

Inggris akan melawan Jerman yang memiliki rekor pinalti sempurna di babak 16 Besar. Jermain Defoe mengaku timnya sudah siap jika nantinya adu pinalti terpaksa digelar di fase gugur ini.

Berlaga di babak perdelapanfinal dengan sistem gugur, Inggris sering kali tersandung akibat adu pinalti. Setidaknya dilihat dalam tiga kali Piala Dunia pada 1990, 1998 dan 2006 di mana The Three Lions selalu terdepak dari turnamen setelah kalah dalam adu tos-tosan.

Masalah bertambah ketika lawan yang menanti mereka adalah Jerman yang memiliki rekor adu pinalti paling apik. Dari empat kali terlibat di dalamnya, Die Mannschaft sukses memenangi semuanya.

Meski begitu Jermain Defoe menyatakan kalau timnya sudah sangat siap jika harus menghakhiri partai melawan Jerman dengan adu pinalti. Untuk persoalan ini, Defoe mengakui timnya sudah mempersiapkan sejak jauh-jauh hari.

“Setiap hari selama kami berlatih di Austria kami telah berlatih tendangan pinalti,” ungkap pencetak gol kemenangan Inggris atas Slovenia tersebut di Mirror.

“Saya harap kami bisa memenangi laga hanya dalam waktu 90 menit tapi di sebuah turnamen besar seperti ini, kemungkinan untuk itu (adu pinalti) selalu ada. Semua pemain telah berlatih. Saya siap untuk menjadi salah satu eksekutornya, 100% siap,” pungkas Defoe.

Pelatih Fabio Capello dilaporkan sudah memilih lima penendang pinalti utama timnya. Mereka adalah Frank Lampard, Steven Gerrard, Wayne Rooney dan James Milner. Sedangkan Gareth Barry yang menjadi spesialis pinalti di klub lamanya, Aston Villa menjadi penendang kelima.

sumber: detik sport

Dipublikasi di piala dunia | Tag | Tinggalkan komentar

ITALIA TERSINGKIR

Sebagai juara bertahan, Italia tak menunjukkan penampilan yang diharapkan. Tak ada kemenangan yang diraih di fase grup. Italia pun disebut layak tersingkir.

Setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Paraguay dan Selandia Baru, Italia takluk 2-3 di tangan Slovakia di laga terakhir. Gli Azzurri pun tersingkir dari Piala Dunia.

Hasil tersebut diperparah dengan fakta Italia menjadi juru kunci Grup F. Ini adalah torehan terburuk mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.

Gianluca Zambrotta pun menerima kekalahan yang diderita timnya. Ketimbang mencari alasan, bek kanan berusia 33 tahun ini mengakui jika Italia memang layak tersingkir.

“Cuma ada satu analisis: menjadi juru kunci dan kami layak angkat koper. (Tapi) di dua pertandingan pertama kami bermain cukup bagus dan telah memberikan kemampuan terbaik kami,” ujarnya di Football Italia.

“Hari ini kami bermain buruk di babak pertama, lalu kami lebih baik di babak dan bisa saja lolos jika punya sedikit keberuntungan.”

“Tapi itu saja tidak cukup. Jadi, setiap pemain harus bertanggung jawab dan menerima kegagalan ini,” tukas Zambrotta.

sumber: detik sport

Dipublikasi di piala dunia | Tag | Tinggalkan komentar

Kapan Minuman Berenergi Dikategorikan Doping?

Salah satu kandungan suplemen minuman berenergi adalah kafein, yang fungsinya menambah tenaga. Oleh karenanya, pada takaran tertentu suplemen tersebut juga bisa dikategorikan sebagai doping.

Kafein pernah masuk dalam daftar doping, namun sejak tahun 2004 digolongkan sebagai bahan yang harus dimonitor. Artinya, kafein baru disebut sebagai doping apabila kadarnya mencapai 12 mcg dalam 1 mL darah.

“Karena mengandung kafein, minuman berenergi dapat menambah tenaga. Namun efek yang sama juga bisa didapat dari minum kopi atau teh, sehingga ada kriteria tertentu untuk bisa disebut doping,” ungkap Dr Michael Triangto, SpKO, dalam jumpa pers World Class Stamina World Class Quality di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2010).

Secara sederhana Dr Michael menggambarkan, suatu zat dikategorikan sebagai doping apabila menyebabkan peningkatan stamina di luar kewajaran. Kafein bisa menghasilkan efek tersebut, namun tentu saja tidak cukup hanya dengan 1-2 gelas kopi atau minuman berenergi.

“Kandungan kafein dalam minuman berenergi sekitar 50 mg, sedangkan dalam kopi tubruk 80-135 mg. Kadar 12 mcg/mL dicapai apabila 6-8 cangkir kopi diminum dalam sekali duduk,” kata Dr Michael yang pernah menangani tim bulutangkis Indonesia pada tahun 1994-2001.

Hal yang sama juga berlaku untuk minuman berenergi. Selama dalam batas kewajaran, suplemen yang mengandung kafein aman dikonsumsi oleh olahragawan dan tidak akan dikategorikan sebagai doping.

Selain kafein, ada beberapa kandungan dalam minuman berenergi yang sering ditambahkan untuk meningkatkan tenaga. Di antaranya adalah vitamin B kompleks, yang memegang peran penting dalam metabolisme/pembentukan energi.

Kafein sendiri dalam metabolisme berperan dalam meningkatkan penggunaan free fatty acid sebagai sumber energi. Keberadaan kafein mengurangi ketergantungan pada cadangan glikogen di hati sebagai sumber energi.

sumber: detik health

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

MINUMAN BERENERGI TAK BISA GANTIKAN MAKAN NASI

Saat bergadang maupun berolahraga, minuman energi bisa membantu menambah tenaga dan mengembalikan kebugaran. Namun karena sifatnya hanya suplemen, minuman tersebut tidak menggantikan kebutuhan untuk makan nasi.

Sebagaimana diketahui, sumber energi paling utama adalah karbohidrat yang banyak terdapat pada nasi dan sejenisnya. Komponen makronutrien yang lain seperti lemak dan protein juga bisa menjadi sumber energi, namun porsinya sangat kecil.

Kandungan yang terdapat dalam minuman berenergi tidak bisa menggantikan sumber-sumber energi tersebut, karena fungsinya hanya meningkatkan metabolisme. Bahkan jika fungsi metabolisme masih normal, minuman tersebut tidak terlalu dibutuhkan.

Meskipun bergadang sampai jam 11 malam misalnya, jika memang tidak merasa lelah dan masih bugar maka seseorang tidak memerlukan suplemen. Begitupun apabila jam 5 sore sudah mengantuk, maka yang perlu dicek lebih dulu adalah makanannya.

“Kalau sumber energi tidak cukup, minum suplemen 3 kali sehari juga tidak akan ada efeknya,” ungkap Dr Michael Triangto, SpKO, dalam jumpa pers World Class Stamina World Class Quality di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (24/6/2010).

Jika makanannya sudah cukup mengandung makronutrien tetapi tetap tidak bertenaga, berarti masalahnya terletak pada metabolisme energi. Pada kondisi seperti ini, kandungan taurin, vitamin b kompleks dan kafein pada minuman berenergi bisa membantu memperbaiki.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Michael juga menganjurkan agar suplemen semacam itu tidak dikonsumsi secara berlebihan. Risikonya adalah ketagihan, sebab salah satu kandungan dalam minuman berenergi adalah kafein yang bersifat adiktif.

Menurutnya, adiksi atau ketagihan bisa terjadi apabila kafein (termasuk dalam minuman berenergi) diminum secara berlebihan tanpa tujuan yang jelas. Jika hanya diminum setiap hari selama Piala Dunia agar tidak mengantuk dan tetap produktif, maka kafein tidak akan menyebabkan ketagihan.

sumber: Detik health

Dipublikasi di kesehatan, Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

PERIKSA KUALITAS AIR

Surabaya, eHealth. Seperti layaknya dua sisi koin yang tidak dapat terpisahkan, air pun memiliki dua sisi dalam kehidupan. Di satu sisi, air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup di sekitarnya, namun di lain pihak air pun dapat mendatangkan wabah bencana, seperti banjir atau bahkan penyakit. Maka pengetahuan mengenai kesehatan lingkungan terutama tentang air sangatlah penting, karena sisi mana dari air yang akan berpihak pada kita tentu berada di tangan kita sendiri. Berikut ulasan singkat mengenai sanitasi air.

Siklus Air

Sumber air bersih adalah air tawar. Berasal dari hujan, air tanah, dan mata air, dan juga air sungai. Air mengalami perjalanan secara alami. Air hujan jatuh ke bumi, ada yang meresap ke dalam tanah menjadi air tanah, ada pula yang mengalir sepanjang permukaan tanah, kemudian menuju ke danau, sungai dan aliran lainnya. Pada akhirnya air akan bermuara ke laut, dan sebagian air diresap tanaman. Air mengalami proses penguapan. Di angkasa, uap air akan berkumpul menjadi awan, dan akhirnya turun ke bumi dalam bentuk hujan.

Air dan Kesehatan

Air bersih berbeda dengan air minum. Air bersih adalah air yang jernih, tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa atau tawar. Air bersih belum tentu dapat menjadi air minum, karena air minum adalah air bersih yang sudah bebas dari bibit dan kuman penyakit.

Tubuh manusia mengandung 60%-70% air dari seluruh berat badannya. Bila kehilangan 20% air saja, dapat mengakibatkan kematian. Selain kebutuhan minum, air juga digunakan untuk keperluan lainnya seperti mandi, mencuci pakaian, mencuci piring dan sebagainya.

Air yang tidak memenuhi syarat kesehatan (tidak bersih), dapat:

1. Menimbulkan gangguan kesehatan karena tertular penyakit, misalnya:

1. Mencret
2. Sakit kulit
3. Sakit mata
4. Cacingan
5. Polio, dll

2. Bila air tercemar limbah industri (bahan kimia), dapat mengakibatkan gangguan kesehatan, misalnya:

1. Gatal-gatal
2. Iritasi mata (mata perih, mata gatal, mata merah)
3. Keracunan
4. Kanker, dll

Air dapat menjadi media penularan penyakit apabila air yang mengandung bibit dan kuman penyakit tersebut digunakan untuk minum, memasak, mandi, gosok gigi, mencuci makanan dan alat makan.

Syarat Air Bersih

1. Air minum harus tampak:

a. Jernih atau tidak keruh. Air yang keruh disebabkan oleh butiran tanah yang terlarut.

b. Tidak berwarna. Air yang berwarna berarti mengandung bahan-bahan lain

c. Rasanya tawar. Air yang terasa asam, pahit atau asin menunjukkan kualitas air tersebut kurang baik. Rasa asin disebabkan adanya garam-garam yang terlarut dalam air. Rasa asam disebabkan adanya bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan

d. Tidak berbau. Air yang berbau busuk, di dalamnya mengandung bahan yang sedang membusuk.

2. Air minum bebas dari bahan kimia berbahaya

Air yang baik memiliki pH netral, yaitu 7. Bila pH air tidak netral, air tersebut bersifat asam atau basa, yang menandakan dalam air tersebut mengandung bahan kimia. pH air dapat diukur menggunakan kertas lakmus.

3. Air minum harus bebas dari bibit dan kuman penyakit

a. Air tidak mengandung bibit dan kuman penyakit.

b. Tidak mengandung bakteri E. coli, karena air yang mengandung bakteri ini berarti air telah bercampur tinja.

Pemeriksaan Kualitas Air Secara Sederhana

Untuk memeriksa apakah air minum yang digunakan memenuhi ketiga syarat tersebut secara lengkap biasanya dilakukan pemeriksaan kualitas air di Laboratorium. Tetapi bila ingin mengetahui kualitas air di rumah masing-masing, dapat dipraktekan cara pemeriksaan kualitas air secara sederhana.

Pemeriksaan kualitas fisik air secara sederhana

1. Sediakan :

a. 1 buah botol.

b. 1 buah gelas.

c. 3 gelas air bersih (dapat digunakan air minum dalam kemasan).

d. 1 buah corong air.

e. 1 gelas air yang akan diperiksa

2. Tuangkan air yang akan diperiksa ke dalam gelas

3. Periksa dan catat bau, warna, rasa dan kekeruhannya

4. Tuangkan air yang diperiksa beserta air bersih di dalam botol, kemuian dikocok. Periksa dan bila air sudah tidak berbau, berwarna, berasa dan jernih maka air tersebut kualitas fisiknya masih tergolong baik

5. Jika masih berbau, berwarna, berasa dan keruh, tambahkan 1 gelas air bersih lagi, kemudian dikocok, dan masih belum memenuhi persyaratan, maka air tersebut tidak layak digunakan sebagai air minum

Pemeriksaan kualitas Kimia Air secara sederhana

1. Sediakan:

a. 1 buah gelas.

b. 1 gelas air yang akan diperiksa.

c. 1 gelas air teh.

2. Tuangkan setengah gelas air yang akan diperiksa dalam gelas, campurkan dengan setengah gelas air teh.

3. Diamkan air tersebut dalam keadaan terbuka selama 1 malam.

4. Periksalah keesokan harinya. Bila terjadi perubahan warna, muncul lendir, dan lapisan seperti minyak di permukaan berarti air ini kurang baik.

5. Perubahan warna air menjadi hitam, ungu atau biru menandakan air mengandung bahan kimia.

Pemeriksaan kualitas Biologis Air secara sederhana

1. Sediakan :

a.1 buah gelas beserta tutupnya

b. 1 gelas air yang akan diperiksa

2.Tuangkan air yang akan diperiksa ke dalam gelas kemudian ditutup.

3. Setelah 5 (lima) hari, air diperiksa. Bila ada perubahan warna atau gumpalan putih, hitam, atau hijau maka air tersebut kurang baik. Air yang baik akan tetap jernih meskipun disimpan selama 5 hari.

Apabila sumber air bersih kurang memenuhi syarat kesehatan, kita dapat melakukan pengolahan air secara sederhana. Air dari sumber air yang memerlukan pengolahan secara sederhana disebut air baku. Pemilihan cara pengolahan air tergantung pada kualitas air baku yang akan digunakan sebagai air bersih atau air minum.

Apabila air baku tampak keruh karena butiran tanah maka pengolahan sederhana yang dapat dilakukan adalah:

1. Tampung air baku dalam suatu tempat (gentong, bak, atau tendon air).
2. Diamkan selama 1 (satu) hari.
3. Air di bagian atas dapat digunakan sebagai air bersih.
4. Kuraslah tempat penampungan air sesering mungkin, sebab bila tidak, endapan di dasar bak dapat ikut terbawa.

Terkadang air baku yang kita gunakan memerlukan pengolahan dengan cara Penyaringan Air. Bila anda ingin membuat penyaring air bersih, tanyalah kepada petugas.(Fie)

Referensi:

Wahana Visi Indonesia dengan FKM Unair Surabaya. 2005. Modul Pelatihan Program Peningkatan Kesehatan dan Gizi Keluarga Pra Sejahtera Perkotaan: Kesehatan Lingkungan Penyediaan Air Bersih.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Schweinsteiger Diragukan Lawan Inggris

Kabar buruk untuk tim dan fans Jerman. Gelandang Bastian Schweinsteiger diragukan bisa fit sepenuhnya untuk pertandingan babak 16 besar melawan tim kuat Inggris hari Minggu.

Schweinsteiger dilaporkan mengalami masalah pada pahanya setelah bertanding melawan Ghana tadi malam, saat Der Panzer menang 1-0 dan lolos ke babak perdelapan final. Ia ditarik keluar di menit-menit terakhir, digantikan Toni Kroos.

“Dia cedera paha. Dokter bilang, dia dikejar waktu. Tapi kami berharap dia bisa main karena dia pemain yang penting,” terang asisten pelatih Hans Flick dikutip Reuters, Kamis (24/6/2010).

Schweinsteiger menjadi figur pemimpin penting di lini tengah Jerman setelah Michael Ballack cedera dan absen di Afrika Selatan.

Selain Schweinsteiger, pemain lain yang mengalami kendala fisik adalah Jerome Boateng. Starter saat melawan Ghana itu, mengisi posisi bek kiri Holger Badstuber, dilaporkan terganggu betisnya. Mesut Oezil juga sempat terkilir, tapi dijamin bisa turun untuk menghadapi Inggris guna memperebutkan tiket ke perempatfinal.

sumber: detik sport

Dipublikasi di piala dunia | Tag | Tinggalkan komentar

Seri? Jepang Ingin Menang

Jepang hanya butuh hasil seri atas Denmark bila ingin melaju ke babak 16 besar. Tetapi tidak ada kata seri dalam pikiran Samurai Biru. Hanya ada satu kata: menang.

Jepang punya kesempatan untuk menjadi wakil kedua dari Benua Asia yang lolos ke perdelapanfinal, menyusul langkah Korea Selatan. Jumat (25/6/2010) dinihari WIB, Yuji Nakazawa dkk. akan menantang Denmark di laga terakhir Grup E.

Jepang hanya butuh hasil seri atas Nicklas Bendtner dkk. Soal mendapatkan hasil draw, tim Samurai Biru sudah membuktikan diri ketangguhan pertahanan mereka. Dari dua laga, gawang Eiji Kawashima baru kebobolan satu gol itu pun bukan dari sebuah set play dan sedikit berbau “keberuntungan”.

Gol itu diciptakan pemain Belanda Wesley Sneijder lewat tendangan keras. Bola berhasil ditahan Kawashima namun mengenai bagian tangan yang salah, sehingga jabulani bergulir dan merobek gawang Jepang.

Meski begitu Negeri Matahari Terbit sudah menghapus kata “imbang” dari benak mereka.

“Saya tidak berpikir jika menang. Saya hanya berpikir soal kemenangan. Laga nanti berarti banyak bagi kami dan juga siapa pun terlebih yang berkaitan dengan persepakbolaan Jepang. Kami harus melaju ke babak selanjutnya,” ujar pelatih Takeshi Okada seperti dikutip dari Daily Yomiuri.

“Bila kami bisa menang sepuluh gol, itu ideal. Tapi jelas itu tak akan terjadi. Sebab laga nanti akan sangat ketat untuk kedua tim dan laga kali ini lebih dari sekadar taktik dan line up. Anda harus berpikir lebih dalam lagi,” tandas pelatih berusia 53 tahun itu.

Hal senada juga dinyatakan kapten Makoto Hasebe. “Hidup kami bergantung pada laga ini. Kami tidak ingin hanya mengincar hasil sei, kami ingin menang!” serunya.

sumber: detik.com

Dipublikasi di piala dunia | Tag | Tinggalkan komentar

TIPS HIDUP SEHAT

Enyahkan rokok, rajinlah berolah raga, hindari makan makanan yang tidak sehat dan selalu memonitor lingkar pinggang.

Anda barangkali sudah sering mendengarkan nasihat tersebut. Di beberapa kesempatan seminar atau ceramah tentang cara hidup sehat pasti akan disinggung empat tip tersebut. Beberapa diantara kita memang sudah dengan disiplin melaksanakannya namun tidak sedikit yang mengabaikan.

Tahukah anda bahwa jika anda melaksanakan keempat tip tersebut dengan disiplin maka anda akan terhindar dari faktor resiko menderita penyakit khronis yang mematikan sebanyak 80%?

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa mereka yang menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya akan terhindar dari beberapa penyakit khronis seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Penelitian terakhir di lakukan di Jerman dengan mengampil sampel sebanyak 23.513 orang dewasa yang berusia antara 35 sampai 65 tahun. Penelitian dimulai pada pertengahan tahun 90an. Faktor yang diperhatikan termasuk berat badan dan tinggi badan, riwayat penyakit sebelumnya, serta makanan yang mereka konsumsi.

Empat pola hidup sehat yang mereka harus ikuti selama delapan tahun penelitian adalah :

*
Tidak merokok.
*
Berolah raga sekurang kurangnya 3,5 jam per mingu.
*
Menjaga body mass index (BMI) kurang dari 30
*
Konsumsi makanan sehat seperti buah buahan, sayur mayur, roti dan mengurangi daging.

Setelah penelitian berjalan, sebagian besar responden hanya melakukan salah satu dari empat kebiasaan tersebut dan hanya 9% yang melaksakan ke empat empatnya.

Setelah mengubah pola hidup yang berpengaruh pada terjadinya penyakit, para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti keempat pola hidup sehat tersebut akan menurunkan resiko menderita penyakit khronis sebanyak 78%. Rinciannya sebagai berikut :

*
Resiko menderita penyakit diabetes tipe 2 menurun sebanyak 93%.
*
Resiko menderita penyakit jantung menurun sebanyak 81%.
*
Resiko menderita stroke menurun sebanyak 50%.
*
Resiko menderita kanker menurun sebanyak 36%.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa semakin muda kebiasaan ini dilakukan maka hasil yang dicapai akan semakin memuaskan. Jadi kalau anda ingin senantiasa sehat, segera lakukan keempat tips diatas.

Sumber : Archives of Internal Medicine

Dipublikasi di kesehatan | Tag | Tinggalkan komentar

5 TIPS MAKAN SEHAT NEGARA TERSEHAT DI DUNIA

Saat bepergian ke luar negeri, cara paling mudah untuk berkenalan dengan budaya setempat adalah melalui makanan. Tahukah anda kalau beberapa negara tertentu memiliki kebiasaan makan yang amat sehat?

Dalam buku-buku seperti “The French Diet: The Secrets of Why French Women Don’t Get Fat,” karangan Michel Montignac, serta sebuah penelitian yang masih berlanjut hingga kini, disebutkan kalau makanan yang sering dikonsumsi oleh bangsa Asia dan Mediterania memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Ingin tahu tips-tips makan seperti apa saja yang bisa kita “curi” dari negara-negara tersebut?

Tips Sehat #1: Makan banyak gandum, sayur dan buah-buahan.
Dilakukan di negara: Cina dan Yunani

Di sebagian negara, daging hanyalah pelengkap saja. Menu makan Cina tradisional misalnya, hanya terdiri dari sayuran, buah serta gandum. “Seperti halnya dengan yang masyarakat Yunani yang menganggap bahwa sayuran dan legumes (sejenis kacang-kacangan) sebagai makanan utama, bukan pelengkap”, ujar Antonia Trichopoulou, M.D., Ph.D., professor di University of Athens Medical School dan direktur Pusat Nutrisi WHO.

Menurut penelitian, tiga porsi atau lebih gandum dan sayuran serta buah setiap hari dapat mengurangi resiko serangan stroke, jantung dan beberapa jenis penyakit kanker.

Tips Sehat #2: Nikmati makan anda
Dilakukan di negara: Italia, Perancis, Spanyol, Yunani, Jepang

“Ritual” makan di negara-negara tersebut bisa berlangsung selama berjam-jam. Bahkan di Yunani mereka “makan dengan perlahan, dalam waktu yang teratur setap hari dan dilakukan pada tempat/lokasi yang nyaman,” kata Trichopoulou.

Sementara itu bagi bangsa Perancis, Italia dan Spanyol, makan adalah saat berkumpul dengan keluarga dan teman. Ya, makan bisa mempererat hubungan. Saat makan dengan tenang dan bahagia, maka tubuh akan dapat memproses makanan dengan cepat.

sumber: sendokgarpu.com

Dipublikasi di kesehatan | Tag , , | Tinggalkan komentar