Brokoli Paprika Ca Sapi

Bahan:

* 100 g daging has dalam, iris tipis
* ½ buah paprika hijau, potong dadu 2 cm
* ½ buah paprika merah, potong dadu 2 c
* 250 g brokoli, petik per kuntum
* 2 sdm saus tiram
* 1 sdm minyak wijen
* 2 sdm kecap ikan
* 1 gelas kaldu ayam
* 3 siung bawang putih, cincang
* 1 sdm tepung maizena + air
* 1 sdm minyak goreng
* Garam
* Merica

Cara membuat:

1. Rendam irisan daging selama 10 menit dengan kecap ikan dan minyak wijen.
2. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan daging. Aduk.
3. Tambahkan kecap ikan, saus tiram, minyak wijen, garam, dan merica.
4. Masukkan kedua macam paparika. Aduk.
5. Beri kaldu ayam. Masak hingga mendidih.
6. Masukkan brokoli. Aduk dan masak sampai brokoli matang tapi masih garing.
7. Kentalkan dengan larutan maizena.

Untuk 4 porsi

Fakta Gizi Per Porsi

* Kalori 267 kal
* Protein 13,1 g
* Lemak 16,2 g
* Karbohidrat 20,2 g
* Kolesterol 16,8 mg
* Serat 1,5 g

sumber: http://intisari-online.com

Dipublikasi di makanan | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Rahasia Dapur Lebih Hemat dan Sehat

Mendekati era digital, makanan bukan lagi hanya menjadi penawar lapar tapi sudah menjadi sarana rekreasi. Sayangnya, baik rumah makan atau rumah tangga kurang maksimal memanfaatkannya sehingga banyak makanan yang berakhir di tong sampah.

Manajemen dapur yang baik dimulai dari berbelanja hingga mengolah makanan dapat menjadi solusi mengurangi limbah makanan. Berikut ini kiat agar dapur bersih, sehat, hemat uang belanja, dan sampah makanan di rumah tidak menggunung.

* Rancang menu selama sebulan untuk memudahkan membuat daftar belanja. Agar lebih mudah, Anda dapat menggunakan menu bulanan yang ada di majalah atau tabloid sebagai sumber inspirasi.
* Taati daftar belanja. Mungkin Anda perlu menggunakan “kaca mata kuda” agar tetap “berada di atas rel”.
* Hindari membeli makanan promosi yang tidak dibutuhkan.
* Kelompokkan jenis bahan makanan yang hanya dibelanjakan sebulan sekali seperti sembako, bumbu kering, saus, dan makanan kaleng, dengan belanjaan yang perlu dibeli setiap minggu atau setiap hari seperti sayuran dan daging segar.
* Hitunglah jumlah anggota keluarga Anda untuk menjadi patokan menentukan jumlah yang dibeli.
* Bila termasuk keluarga kecil, pilih kemasan kecil untuk produk kemasan seperti mayones, selai, dan cheese spread.
* Perhatikan kemasan apakah masih dalam kondisi yang baik. Kemasan yang rusak dapat mempengaruhi kualitas makanan.
* Teliti pula tanggal kedaluarsa sehingga Anda masih punya banyak waktu menyimpannya di “gudang makanan”.

Simpan Bahan Makanan dengan Cara yang Tepat

* Usai belanja, kelompokkan setiap bahan berdasarkan jenisnya agar lebih mudah mengatur penyimpanannya.
* Gunakan lemari pendingin untuk menyimpan bahan makanan segar seperti daging, ikan, sayuran dan buah.
* Pilih ruang penyimpanan makanan atau lemari yang terlindung dari sinar matahari, tidak lembab, dan bebas serangga untuk menyimpan makanan kering atau kaleng seperti kacang-kacangan, aneka mi, dan bumbu dapur kering.
* Cuci terlebih dahulu bahan segar seperti daging dan sayuran sebelum disimpan dalam lemari pendingin.
* Simpan daging, ayam, atau ikan dalam ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan sekali masak. Daging beku akan mudah rusak bila terlalu sering keluar masuk freezer. Simpan dalam wadah kedap udara agar tidak mencemari atau dicemari makanan lain.
* Sangrai merica, ketumbar, jinten, kapulaga, dan kemiri, hingga kuning kecokelatan agar aromanya lebih enak dan masa simpannya lebih panjang.
* Bumbu dapur segar seperti bawang merah dan bawang putih cukup disimpan di suhu ruang dalam wadah berlubang-lubang agar tidak cepat busuk.
* Dahulukan stok bahan makanan yang dibelanjakan lebih awal agar tidak terbuang percuma karena kualitasnya menurun.
* Cek dan bersihkan lemari pendingin dan “gudang makanan” secara berkala.

Cerdas Mengolah Bahan Makanan

* Masaklah bahan makanan dengan jumlah porsi sebanyak anggota keluarga.
* Anda dapat kreatif memanfaatkan bahan yang sama untuk beberapa makanan berbeda. Wortel, buncis, kentang, dan daging ayam, misalnya dapat diolah menjadi Sup Sayuran dan Ayam Goreng atau Tumis Wortel Buncis, Perkedel Kentang, atau Ayam Kecap pada hari berikutnya.
* Dahulukan mengolah bahan segar seperti sayuran, sebelum menjadi layu. Sementara daging dan ikan tetap aman dalam freezer.
* Lauk yang tahan lama seperti Kering Tempe, Kering Kentang, Kering Kacang dan Teri, serta Rendang Daging dapat dibuat dalam jumlah lebih banyak lalu simpan dalam stoples atau wadah kedap udara.

Mari kita terapkan manajemen dapur ini untuk mengurangi tumpukan sampah. Selamat memasak tanpa meninggalkan “sampah”

Sumber: http://intisari-online.com

Dipublikasi di tips | Tag , , | Tinggalkan komentar

Resep Puding: Puding Almond Jeruk

Bahan:
Puding:
1 bungkus jelly bubuk
100 g gula pasir
600 ml susu segar
1 sdt esens almond
50 g jeruk mandarin kalengan, cincang
Saus Jeruk:
250 ml jus jeruk segar
2 sdm gula pasir
2 sdt tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
Pelengkap:
jeruk mandarin segar

Cara membuat:

* Campur jelly dan gula pasir hingga rata.
* Tambahakn susu segar, aduk rata.
* Didihkan di atas api kecil hingga mendidih.
* Angkat, masukkan esens almond dan jeruk mandarin, aduk rata.
* Tuang adonan ke dalam loyang atau cetakan sesuai selera.
* Biarkan hingga dingin lalu simpan dalam lemari es hingga mengeras.
* Sajikan dengan Saus Jeruk dan jeruk mandarin.
* Saus Jeruk: Masak jus jeruk dan bahan lainnya hingga kental.
* Angkat dan dinginkan.

Untuk 6 gelas

Sumber: di olah dari http://food.detik.com

Dipublikasi di makanan | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Belimbing Manis

Buah berwarna kuning berusuk lima ini banyak diitanam orang di halaman rumah. Selain berfungsi sebagai pohon penyejuk, buahnya pun enak untuk dinikmati. Hanya saja, belimbing yang ditanam di pekarangan biasanya tidak sebesar buah hasil tanam para petani. Entahlah apakah varietasnya yang berbeda atau karena perlu perawatan lebih. Belimbing manis yang punya nama Latin Averrhoa carambola, L dari suku oxalidaceae di kalangan bule dijuluki star fruit, gara-gara buah ini bila dipotong melintang bentuknya seperti bintang. Apapun sebutannya, yang pasti buah ini bila sudah masak benar, rasanya manis menyegarkan. Pas dimakan saat udara sedang panas.

KANDUNGAN & MANFAAT. Belimbing manis merupakan buah yang kaya vitamin A dan C yang bersifat antioksidan dan kalium. Yang patut diperhitungkan juga adalah seratnya, terutama serat pektin yang berguna bagi kesehatan pembuluh darah.

HIPERTENSI. Entah mengapa buah ini sering dianjurkan untuk diasup oleh para penderita hipertensi. Besar kemungkinan karena buah ini kaya kalium yang membuat pengasupnya sering buang air kecil (diuretik) sehingga tekanan darah pun terkendali. Selain itu, serat yang terkandung, terutama pektin, mampu menyerap lemak sehingga ikut membantu menurunkan tekanan darah.

MENURUNKAN KOLESTEROL. Berkat kandungan pektin yang merupakan serat kasar, kolesterol dan asam empedu akan diikat oleh serat ini agar tidak masuk ke dalam pembuluh darah. Alhasil, kadar kolesterol dalam tubuh pun turun.

MELANCARKAN BUANG AIR KECIL (DIURETIK). Buah yang banyak airnya dan mengandung kalium ini berkhasiat memperlancar masalah buang air kecil, serta tidak memberi kesempatan terbentuknya batu ginjal sekaligus menyehatkan ginjal.

MENURUNKAN BERAT BADAN. Buah yang banyak mengandung air ini kadar kalorinya sangat rendah sehingga cocok diasup oleh mereka yang sedang berniat menurunkan berat badan (karena harus mengurangi asupan kalori). Serat yang terkandung pada belimbing pun berperan besar dalam melancarkan pencernaan sehingga tidak terjadi sembelit.

MENGATASI GANGGUAN LIVER. Khasiat antiradang yang terdapat pada belimbing disebut-sebut baik untuk membantu gangguan liver.

LAIN-LAIN. Belimbing juga dapat membantu menurunkan demam dan mengatasi radang tenggorok. Semuanya berkat kandungan airnya yang banyak.

PERLU DIPERHATIKAN. Pilihlah buah yang sudah masak, yakni buah yang berwarna kuning. Karena jika masih muda, buah ini rasanya asam. (Cis)

KANDUNGAN GIZI DALAM 100 G BELIMBING MANIS

* Kalori 36 kal
* Protein 0,4 g
* Lemak 0,4 g
* Karbohidrat 8,8 g
* Serat 4 g
* Kalsium 12 mg
* Fosfor 1,1 mg
* Besi 170 mg
* Vitamin A 0,03 IU
* Vitamin B1 35 mg
* Vitamin C 90 mg
* Air 86 g

Sumber: Menu Sehat, gambar: http://republika.co.id

Dipublikasi di kesehatan | Tag , | Tinggalkan komentar

MIE PELANGI

Mie merupakan hidangan yang sangat populer di Indonesia. Kini mie tak hanya berwarna kuning atau putih, dalam pembuatannya mie dapat di campur dengan sayur sayuran sehingga warnanya cantik bagai pelangi yang berwarna warni. Tak hanya cantik, mie ini juga menyehatkan. Bagaimana cara membuatnya?kami membagikannya untuk anda. Selamat mencoba

MIE MERAH

Bahan Mie Merah :

* 200 g tepung terigu
* 50 g tepung ubi ungu
* 2 sdm tepung tapioka
* 1 sdt garam
* 3 btr telur ayam, kocok lepas
* 30 ml jus bit/1 sdm angkak, seduh dalam 30 ml air
* 2 sdm minyak goreng
* 1 sdm tepung maizena

Cara Membuat Mie Merah :

1. Campur tepung terigu, tepung ubi, dan tepung tapioka. Tambahkan jus bit atau angkak, telur, dan garam, aduk rata.
2. Masukkan minyak goreng sambil uleni hingga kalis
3. Giling mi mulai dari ukuran 1 hingga ukuran 5.
4. Potong mi dengan ukuran sedang. Taburi dengan tepung maizena.
5. Didihkan air. Rebus mi hingga terapung, angkat dan perciki dengan minyak sayur, dan dinginkan.
6. Mi merah siap diolah lebih lanjut.

Untuk 4 porsi

Nilai gizi per porsi:
Energi: 175 Kkal
Protein: 6,4 g
Lemak: 1,6 g
Karbohidrat: 34,4 g

MIE HIJAU

BAHAN:

* Tepung terigu 200 gram

* Bayam 50 gram (mie hijau)

* Air 75 ml

* Tepung kanji 25 gram

* Garam 1 sendok teh

* Telur ayam 2 butir, kocok lepas

* Minyak goreng 3 sendok makan

* Tepung maizena 1 sendok makan

CARA MEMBUAT:

* Blender bayam dan air lalu tambahkan telur dan garam.

* Tuang adonan bayam ke dalam tepung terigu dan tepung kanji sambil diuleni. Masukkan minyak goreng sambil terus diuleni hingga tercampur rata.

* Giling mie dengan ukuran 1 hingga halus, pindah ke ukuran 2 hingga halus dan seterusnya hingga ukuran 5.

* Masukkan ke dalam pemotong, pilih yang ukuran kecil. Taburi dengan tepung maizena.

* Mie siap diolah

Sumber : Tabloid-Nakita.com, http://www.resepkomplit.com, http://krismankpo.blogspot.com

Dipublikasi di makan sehat, makanan | Tag , , | 2 Komentar

Mengenali Titik Kritis Haram Pada Bahan Nabati

Tak cuma makanan yang terbuat dari bahan hewani yang harus dicermati kehalalannya. Bahan pangan yang memakai bahan nabati ternyata juga memiliki titik kritis keharaman yang perlu dicermati, terutama bagi produk yang memakai bahan tambahan (aditif). Loh, kok?

Selama ini kaum muslim seringkali terpaku mencermati kehalalan bahan makanan yang mengandung unsur-unsur hewani saja. Padahal bahan pangan yang mengandung unsur nabati juga perlu dicermati. Apalagi jika bahan-bahan makanan tersebut mengandung unsur tambahan alias zat aditif.

Namun jika bahan pangan tersebut berupa bahan pangan segar yang tidak mengalami pengolahan tentu memang bisa dipastikan halal. Tetapi bila telah mengalami proses pengolahan, maka hukumnya menjadi subhat (samar, tidak jelas haramnya hingga ditentukan kehalalannya). Yang perlu ditekankan disini adalah, adanya titik kritis tidak menunjukkan bahwa produk tersebut serta merta menjadi haram, melainkan menunjukkan adanya kemungkinan haram yang perlu diwaspadai.

Apa yang dimaksud dengan titik kritis disini? Untuk bahan olahan nabati, adanya bahan tambahan atau pengunaan mikroba biasanya dikategorikan sebagai titik kritis. Beberapa contoh bahan pangan yang terbuat dari unsur nabati namun perlu dicermati kehalalannya adalah gula, lemak nabati, sirup glukosa, margarin, tepung terigu, pewarna, dan lain-lain.

Mungkin gula karena berasal dari tebu sudah dapat dipastikan halal. Tetapi bahan tambahan pada gula perlu ditelusuri status kehalalannya, karena pada proses pemurnian gula terkadang menggunakan arang aktif yang bisa saja berasal dari tulang babi atau tulang hewan yang disembelih tidak secara Islami.

Arang aktif ini juga sering digunakan pada proses produksi air minum dalam kemasan. Selain itu pengunaan pewarna, perisa, vitamin, enzim dan mikroba juga dikategorikan titik kritis karena keduanya bisa saja didapatkan dari bahan yang haram misalnya dari babi atau media yang digunakan untuk pertumbuhannya dikategorikan sebagai haram.

Begitu pula dengan terigu yang menggunakan titik kritis karena ditambahkan vitamin yang perlu ditelusuri cara pembuatannya dan kemungkinan penggunaan coating yang boleh berasal dari sumber yang haram. Sedangkan untuk margarin sendiri memiliki titik kritis pada pewarna, antioksidan, dan pengemulsi, dan pewarna yang memiliki titik kritis pada zat pelarut dan gelatin.

Sebagai konsumen yang peduli pada makanan halal, memilih makanan halal akan lebih mudah kalau kita membiasakan diri melihat logo halal pada kemasan yang tercantum pada produk pangan. Mulai sekarang jadilah konsumen yang cermat dalam memilih yang halal.

sumber http://food.detik.com

Dipublikasi di makanan, makanan halal | Tag , | Tinggalkan komentar

BAHAN MAKANAN YANG MENGECOH RASA LAPAR

Anda sering merasa masih lapar padahal baru saja selesai makan? Beberapa bahan makanan memang dapat mengecoh tubuh sehingga tidak merespons rasa kenyang yang akibatnya malah membuat orang makan lebih banyak.

Secara normal, makan atau mengisi perut akan membuat Anda merasa kenyang. Tapi bila makanan yang Anda masukkan ke perut tidak tepat, maka Anda bisa masih merasa lapar meskipun baru saja selesai makan.

Berikut beberapa penyebab rasa lapar yang datang setelah selesai makan, seperti dilansir Menshealth.com, Kamis (28/4/2011):

1. Minum soda terlalu banyak
Soda, es teh (kemasan) dan minuman manis lainnya adalah sumber terbesar sirup jagung tinggi fruktosa (sekitar dua pertiga asupan harian).

Penelitian dari University of California di San Francisco menunjukkan bahwa fruktosa yang dapat mengecoh otak agar orang makan lebih banyak, bahkan ketika selesai makan.

Zat ini bekerja dengan menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan leptin, yaitu ‘hormon pemuas’ yang memberitahu tubuh ketika sudah cukup untuk makan alias kenyang.

2. Makan makanan kaleng
Banyak makanan kaleng yang mengandung bahan kimia BPA atau bisphenol-A, yang baru-baru ini Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa paparan BPA dapat menyebabkan lonjakan leptin abnormal, yang menurut peneliti di Harvard University dapat menyebabkan orang makan makanan berlebih meski usai makan sehingga memicu terjadinya obesitas (kegemukan).

3. Tidak sarapan atau hanya makan sedikit saat sarapan
Penelitian yang dilakukan selama 4 tahun pada 6.764 orang sehat menunjukkan bahwa orang yang sarapan hanya 300 kalori dua kali lipat lebih cepat mengalami kenaikan berat badan ketimbang orang yang sarapan 500 kalori atau lebih.

Alasannya, sarapan dengan porsi besar dapat membuat gula darah naik lebih perlahan dan menjaga insulin tetap stabil sepanjang hari, sehingga menghindari makan makanan berlebih atau ngemil.

4. Tidak makan sayur
Kebanyakan orang yang merasa lapar setelah makan adalah orang yang tidak makan sayur yang kaya akan vitamin B folat esensial, yang membantu melindungi terhadap depresi, kelelahan dan kenaikan berat badan.

Sayuran hijau juga tinggi vitamin K, yaitu nutrisi lain yang mengatur insulin untuk membantu mencegah rasa lapar setelah makan. Sayur yang banyak mengandung vitamin K antara lain selada, bayam, collard hijau.

5. Dehidrasi
Dehidrasi sering meniru rasa lapar. Jika Anda merasa lapar padahal baru saja makan cobalah minum banyak air, bisa jadi itu bukan lapar tapi kekurangan cairan.

SUMBER: http://health.detik.com

Dipublikasi di makanan | Tag , , , | Tinggalkan komentar

GALERI FOTO BUKU 1

This gallery contains 9 photos.

More Galleries | Tinggalkan komentar

Ukurlah Lingkar Kepala Bayi Secara Teratur

Orangtua kadang hanya memperhatikan berat dan tinggi badan bayi saja, padahal mengukur lingkar kepala secara teratur juga penting untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.

“Mengukur lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan otaknya setiap bulan,” ujar dr Attila Dewanti, SpA dalam acara media edukasi ‘Alergi Susu Sapi Bukan Penghalang Pertumbuhan Anak’ di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (27/4/2011).

dr Attila menuturkan jika tidak ada peningkatan ukuran lingkar kepala bayi selama 2 bulan, berarti ada sesuatu yang tumbuhnya tidak sempurna di dalam tubuh. Hal ini karena semua pusat perkembangan ada di otak, mulai dari otak besar, otak kecil dan batang otak.

Pertumbuhan otak anak adalah proses yang sangat penting, dan diketahui periode tercepat pertumbuhan otak terjadi pada trimester 3 hingga usia 3 tahun. Kondisi ini juga termasuk periode rawan atau kritis karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai tumbuh kembang otak yaitu:

1. Rumit
2. Terprogram secara genetik
3. Mengikuti urutan yang teratur
4. Urutannya tergantung waktu, kronologis sesuai usia
5. Proses yang sudah terlewati tidak bisa diulang
6. Adanya gangguan bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

“Karenanya kalau ada anak yang habis dirawat akibat meningitis atau ensefalitis, maka dia akan kembali seperti bayi dan pertumbuhan otaknya stop disitu,” ujar dokter yang berpraktik di Brawijaya Women & Children Hospital.

dr Attila mencontohkan misal anak terkena meningitis usia 1 tahun maka perkembangan otaknya akan berhenti. Nanti setelah pengobatan dan terapinya selesai biasanya hingga 3 minggu sampai 1 bulan, berikan anak stimulasi yang tepat dan cepat untuk merecall spot-spot di otak yang sudah terbentuk sebelumnya.

Proses petumbuhan dan perkembangan otak bayi dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan. Beberapa nutrisi diketahui baik untuk otak seperti:

1. DHA dan AA untuk tumbuh kembang otak yang optimal
2. Zat besi untuk sirkulasi oksigen dan replikasi DNA
3. Taurin untuk perkembangan retina dan otak
4. Choline untuk proses pembelajaran dan ingatan
5. Zinc untuk perkembangan sistem saraf pusat di otak

“Bagi ibu yang bekerja luangkan waktu minimal 1 jam saja untuk memberikan sentuhan dan belaian pada anak, mengajak berbicara atau bernyanyi. Karena stimulasi ini bisa meningkatkan kepercayaan diri sehingga nantinya anak tidak mudah terjerumus pada kenakalan remaja serta bisa membedakan hal yang baik dan buruk,” ungkapnya.

Jadi setiap kali ibu melakukan pemeriksaan berat dan tinggi badan bayi atau imunisasi, jangan lupa agar mengukur lingkar kepalanya apakah ada perubahan atau tidak untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.

sumber http://health.detik.com

Dipublikasi di balita, ibu dan anak | Tag , , | Tinggalkan komentar

RESEP SOTO SULUNG

Bahan-bahannya:
400 gram daging sapi
1 liter air untuk merebus jeroan
1,5 liter air untuk merebus daging
3 lembar daun jeruk
2 batang serai, ambil putihnya, memarkan
2 cm jahe, memarkan
300 gram jeroan sapi (paru, babat dan hati )
3 cm jahe, memarkan
2 lembar daun salam
1 liter air
5 sendok makan minyak goreng

Bumbu di Haluskan:
2 sendok teh lada
2 sendok makan garam
3 cm kunyit
5 buah kemiri
5 siung besar bawang putih
8 siung bawang merah

Bumbu Pelengkap:
3 butir telur rebus, potong juring
1 buah jeruk nipis, potong-potong sambal cabai rawit bawang goreng secukupnya
daun bawang, iris daun seledri , iris halus kerupuk udang -goreng

Cara Membuatnya:
a. Didihkan 1500 ml air, rebus daging sampai lunak, angkat dagingnya dan gunakan airnya untuk kuah.
b. Rebus jeroan sapi ditambah jahe dan daun salam sampai lunak, buang air rebusannya, potong-potong jeroan rebus.
c. Tumis bumbu halus, daun jeruk, serai, dan jahe sampai matang, tambahkan kaldu daging dan air, didihkan. Tambahkan daging rebus dan jeroan rebus. Masak sampai bumbu meresap.
d. Hidangkan selagi panas dengan pelengkap.

Sumber: http://resepmasakanindonesia.idcc.info

Dipublikasi di makanan | Tag , | 2 Komentar