KUE SATE SINGKONG

Kue ini sangat sederhana bahannya dan murah. Karena itu sering saya bikin buat camilan. Enaknya kalau dimakan pas masih hangat. Empuk gurih dengan rasa manis yang luarnya. Coba saja, pasti ketagihan

Bahan :
1 kg singkong, kupas, bersihkan, cuci
½ sdt garam
2 sdm gula pasir
Minyak Goreng
Tusuk Sate
Taburan:
100 g gula bubuk

Cara Membuat :

* Kukus singkong hingga matang.
* Selagi panas haluskan, dan taburi dengan garam dan gula
* Uleni hingga rata.
* Bentuk adonan menjadi bola-bola sebesar biji kelereng
* Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat tiriskan
* Tusuk bola singkong dengan tusuk sate
* Taburi dengan gula halus.
* Siap disajikan.

Sumber: http://www.detikfood.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | 2 Komentar

7 Kondisi Tangan Yang Menandakan Gangguan Kesehatan

Tangan adalah bagian tubuh yang paling penting untuk melakukan aktifitas sehari-hari mulai dari mengetik, menulis, mengambil barang dan lain-lain. Hal ini menyebabkan orang seringkali menyepelekan perubahan kondisi tangan yang merupakan pertanda gejala-gejala penyakit yang bisa jadi berbahaya.

Berikut adalah 7 petunjuk penting yang dapat diungkapkan oleh tangan mengenai kesehatan manusia seperti dilansir caring.com, Senin (28/11/2011):

1. Noda merah pada telapak tangan
Dalam jangka pendek, telapak tangan berwarna merah dapat disebabkan mencengkeram benda terlalu keras, terlalu lama mencuci tangan atau mengangkat teko yang masih panas.

Pada ibu hamil, telapak tangan merah adalah kondisi yang normal karena aliran darah yang meningkat menyebabkan kemerahan pada perempuan.

Tetapi jika telapak tangan tetap memerah untuk jangka waktu yang panjang, kondisi ini disebut eritema palmaris, yaitu tanda penyakit hati kronis (sirosis) dan penumpukan lemak pada hati.

“Peradangan hati secara bertahap mengganggu kinerja hati sehingga hati tidak lagi mampu membuang limbah dari tubuh secara efisien,” kata Blanchard. Hasilnya adalah kelebihan hormon-hormon yang pada gilirannya menyebabkan pembuluh darah di tangan dan kaki membesar sehingga dapat terlihat dari kulit.

Jika hal ini terjadi, segera periksa ke dokter untuk mengevaluasi gejala lain penyakit hati seperti kaki dan perut bengkak, urat yang menonjol pada perut dan tubuh bagian atas, serta kelelahan. Tes yang paling umum untuk mengetahui kerusakan hati adalah mengukur jumlah bilirubin dan enzim hati.

2. Panjang jari
Perbandingan panjang jari dapat memberitahu kemungkinan penyakit tertentu. Jari manis pria cenderung lebih panjang daripada jari telunjuknya, namun sebaliknya pada wanita.

Wanita dengan pola ‘maskulin’ memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuknya dan dua kali lebih berisiko menderita osteoartritis, demikian menurut penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis and Rheumatism.

Penelitian ini menemukan bahwa osteoartritis lutut lebih umum ditemui pada pria dan wanita dengan jari manis yang lebih panjang, tetapi efeknya paling menonjol pada wanita.

Jari telunjuk yang lebih panjang juga dikaitkan dengan tingginya risiko kanker payudara pada wanita dan risiko kanker prostat pada pria. Sebuah penelitian tahun 2010 menemukan bahwa laki-laki yang jari telunjuknya lebih panjang dari jari manis 33 persen lebih berisiko terserang kanker prostat.

Para ilmuwan belum yakin mengapa, tetapi percaya bahwa panjang jari dipengaruhi oleh jumlah hormon testosteron dan estrogen di dalam rahim.

Jari manis yang lebih panjang mengindikasikan paparan testosteron yang tinggi ketika dalam kandungan, sementara jari telunjuk yang lebih panjang menunjukkan paparan estrogen yang lebih tinggi.

Karena estrogen adalah bahan bakar kanker payudara, jari telunjuk yang lebih panjang berkorelasi dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi. Pada pria, testosteron yang lebih banyak terkait risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

Wanita yang memiliki jari manis lebih panjang sebiknya waspada terhadap gejala lemah sendi, terutama di lutut. Pria yang berisiko tinggi terkena kanker prostat harus proaktif melakukan pengetesan kanker. Perempuan yang berisiko tinggi terserang kanker payudara sebaiknya menjalani mammogram atau menjadwalkan MRI.

Beberapa peneliti percaya bahwa panjang jari sebaiknya digunakan sebagai kriteria untuk mencari tahu keberadaan kanker secara komprehensif. Namun gagasan ini masih diperdebatkan.

3. Jari bengkak
Jari bengkak dapat terjadi karena penyebab sederhana seperti cuaca panas akan mengalami menstruasi, atau terlalu banyak makan makanan asin.

Tetapi jika jari-jari terasa tebal dan kaku atau tidak muat dimasuki cincin setelah banyak minum atau mengurangi makanan asin, pembengkakan dapat jadi pertanda kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme).

Ketika tiroid kurang aktif, hormon-hormon penting yang mengatur metabolisme dan menjaga fungsi tubuh dengan benar juga berkurang. Dan ketika metabolisme melambat, hasilnya adalah pertambahan berat badan dan pengumpulan air.

“Salah satu tempat pertama yang dapat dilihat bahwa berlebihnya air adalah jari. Yang bersangkutan juga dapat merasakan jari-jari terasa kaku karena sulit ditekuk,” kata Kenneth Blanchard, endokrinologi yang menulis ‘What Your Doctor May Not Tell You About Hypothyroidism’.

Mintalah kepada dokter untuk melakukan pemeriksaan tiroid secara rutin dengan tes darah untuk mengukur tingkat thyroid-stimulating hormone atau TSH. Pastikan dokter menyadari pedoman skrining baru yang menyatakan bahwa tingkat TSH harus antara 0,3 dan 3,0.

4. Kuku pucat
Dalam keadaan normal, kuku yang ditekan akan menjadi putih. Dan ketika tekanan dilepas, kuku berubah merah muda lagi. Jika kuku tetap putih lebih dari satu menit setelah ditekan atau terlihat pucat sepanjang waktu, bisa jadi pertanda anemia.

Anemia atau kekurangan zat besi menyebabkan kuku pucat kerana tidak cukup terdapat sel darah merah yang beredar dalam aliran darah. Jika tidak diobati dari waktu ke waktu, kekurangan zat besi yang parah juga dapat menyebabkan kuku berbentuk sedikit cekung.

Jika anemia adalah penyebab kuku pucat, garis tipis di bagian bawah kuku cenderung terlihat sangat pucat.

“Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Gejala ini dapat diobati dengan cara meningkatkan asupan makanan yang kaya zat besi seperti seperti bayam, daging merah, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Tetapi mungkin perlu mengkonsumsi suplemen zat besi juga,” kata Blanchard.

Jika zat besi menyebabkan masalah pencernaan, sebaiknya minum formula anti sembelit. Akan lebih baik jika mengkonsumsi vitamin C pada saat yang sama karena membantu penyerapan zat besi.

5. Garis-garis kecil berwarna merah di bawah kuku
Garis-garis ini disebut sempalan perdarahan karena terlihat seperti serpihan kecil berwarna merah atau kecoklatan di bawah kuku. Ini dapat menjadi pertanda infeksi jantung atau darah. Seiring dengan arah pertumbuhan kuku, area ini menyerupai pecahan yang terjebak di bawah kuku.

Serpihan perdarahan terjadi ketika gumpalan darah menghambat aliran darah dalam pembuluh kapiler kecil di bawah kuku. Gejala ini paling sering terjadi karena infeksi pada katup jantung yang disebut subacute bacterial endocarditis.

Jika terdapat bintik-bintik merah di bawah kuku namun tidak pernah didiagnosis dengan masalah jantung, jangan panik. Kemungkinan besar ini disebabkan hal lain. Bisa jadi hanya luka pada tangan.

Periksalah suhu tubuh untuk memastikan kemungkinan demam, sebab bacterial endocarditis biasanya disertai dengan demam ringan. Jika belum pernah diperiksa namun cemas tentang gejala-gejala ini, hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Dokter akan menjalankan serangkaian tes untuk mengevaluasi aliran darah di jantung.

6. Ujung jari yang tebal dan bulat
Penebalan ujung jari bisa jadi tanda penyakit jantung atau paru-paru. Biasanya terlihat juga pembulatan kuku sehingga jari-jari terlihat melengkung ke bawah.

Jika sistem peredaran darah dari jantung atau paru-paru terganggu, kadar oksigen dalam darah cenderung menurun. Seiring waktu, hal ini menyebabkan jaringan pada bantalan jari tumbuh, sehingga ujung jari tampak menonjol keluar.

Jika jari-jari tangan dan kaki telah menebal, kemungkinan sudah terjadi gejala lain seperti sesak napas atau batuk kronis. Penebalan juga terjadi pada penyakit katup jantung yang menyebabkan kelelahan dan nyeri dada. Temui dokter untuk memeriksa jantung dan paru-paru secara menyeluruh.

7. Ujung jari berwarna biru
Ujung jari berwarna abu-abu, kebiru-biruan, atau mati rasa dapat menjadi tanda gangguan sirkulasi yang dikenal sebagai penyakit Raynaud atau sindrom Raynaud.

Sindrom Raynaud menyebabkan kejang mendadak sementara dalam pembuluh darah dan arteri. Arteri menyempit dan menyulitkan aliran darah ke tangan dan jari. Gejalanya adalah ujung jari mati rasa, semburat kebiruan, serta tangan terasa dingin.

Sebanyak 5 hingga 10 persen orang dari populasi mengalami kondisi ini. Sindrom Raynaud lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria dan memburuk dalam cuaca dingin. Bisa juga disebabkan karena stres.

Perubahan suhu mendadak, misalnya memegang es batu, dapat meyebabkan sindrom Raynaud. Pakailah sarung tangan jika pergi ke luar rumah dalam cuaca dingin, karena dingin merupakan salah satu pemicu utama sindrom Raynaud. Suhu di bawah 15 derajat Celcius sudah menjadi masalah bagi penderita sindrom Raynaud.

Sangat penting untuk tidak mengabaikan gejala ini, karena serangan sindrom Raynaud dari waktu ke waktu dapat membatasi sirkulasi dan menyebabkan kerusakan jaringan.

Cara terbaik untuk mencegahnya adalah mengubah gaya hidup untuk menjaga sirkulasi darah tetap sehat. Merokok dan kafein dapat menyempitkan pembuluh darah. Berhentilah merokok dan kurangi kopi, teh, dan cola. Perbanyak latihan aerobik untuk meningkatkan denyut jantung dan membuat darah tetap terpompa.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Muntah Berlebihan, Bahaya Bagi Kehamilan

Mual dan muntah di awal kehamilan memang wajar. Tapi jika berlebihan, bisa berbahaya. Dan sekitar 1,5%-2% dari seluruh kehamilan, calon ibu bisa mengalami mual dan muntah yang ekstrim. Atasi segera!

Hyperemesis Gravidarum. Mual dan muntah berlebihan disebut juga dengan Hyperemesis Gravidarum. Penderita hyperemesis gravidarum dapat mengalami muntah hingga 10 kali dalam sehari, sehingga mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Mual dan muntah yang berlebihan ini dapat terjadi sepanjang masa kehamilan, jika tidak ditangani dengan serius.

Gejala hyperemesis gravidarum biasanya muncul antara 4-6 minggu usia kehamilan dan dapat mencapai puncaknya antara 9-13 minggu usia kehamilan. Kebanyakan ibu hamil menerima bantuan antara minggu ke 14 – 20 usia kehamilan, namun 20% dari ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum butuh perawatan sepanjang sisa kehamilan mereka.

Penyebab muntah berlebih belum diketahui secara pasti penyebabnya.

* Perubahan hormon pada ibu hamil berupa HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang berguna untuk meningkatkan produksi hormon progesteron oleh indung telur atau ovum sehingga kehamilan dapat dipertahankan. Hormon ini adalah hormon yang dilepaskan plasenta. Kadar hormon HCG yang tinggi dalam darah ibu memicu rasa mual dan muntah.
* Kehamilan kembar atau lebih. Dalam kehamilan tunggal, biasanya konsentrasi HCG meningkat cepat selama minggu pertama, dan menjadi ganda setiap dua atau tiga hari selanjutnya. Pada kehamilan kembar atau lebih, kadar HCG dapat meningkat lebih jauh lebih tinggi dari hamil tunggal.
* Pernah mengalami hyperemesis gravidarum pada kehamilan sebelumnya mempunyai kemungkinan mengalami hal yang sama pada kehamilan berikutnya.

Akibat muntah berlebihan.

* Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh, sehingga terjadi dehidrasi.
* Berat badan menurun, denyut nadi meningkat menjadi 100 kali permenit dan tekanan darah menurun.
* Kekurangan asupan, sehingga nutrisi tidak terpenuhi secara optimal. Akibatnya pertumbuhan janin terganggu. Bahkan jika kekurangan gizi berlangsung terus menerus, lama kelamaan janin bisa meninggal.
* Pada kejadian muntah berlebihan selama kehamilan yang bersifat parah, dapat mengakibatkan gangguan hati.

Bedanya dengan Morning Sickness. Pada morning sickness mual kadang disertai muntah dan akan reda pada usia kehamilan 12 minggu atau segera setelahnya. Sedangkan pada hyperemesis gravidarum mual yang terjadi dapat disertai dengan muntah hebat yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari karena penderitanya menjadi lemas. Morning sickness tidak mengakibatkan dehidrasi, mudah diatasi dengan minuman hangat dan makanan ringan.

Sumber: http://www.ayahbunda.co.id

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

BUKU TERBARU HASIL KERJASAMA

Pengobatan Tradisional dengan Jamu ala Kraton sebagai Warisan Turun Temurun (Full Color)
Penulis: Musyri’ah Hanum dan Tim Redaksi Cemerlang

SINOPSIS

Bagi masyarakat Indonesia, jamu merupakan resep turun temurun dari leluhur untuk terus dipertahankan dan dikembangkan. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jamu diambil dari tumbuh-tumbuhan yang ada di alam Indonesia baik itu dari akar, daun, buah, bunga, umbi-umbian, maupun kulit kayu.
Pada jaman dahulu, resep jamu hanya dikenal dikalangan keraton dan tidak diperbolehkan keluar dari lingkungan keraton. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, orang-orang lingkungan keraton yang sudah lebih modern mulai mengajarkan cara untuk meracik jamu kepada masyarakat diluar keraton. Jamu pun berkembang dengan pesat sampai saat ini, tidak hanya di Indonesia tetapi sampai ke mancanegara.
Para leluhur kita menggunakan resep jamu untuk mendapatkan kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit untuk semua kalangan, baik pria, wanita, orang tua, dan anak-anak. Resep jamu juga banyak digunakan untuk perawatan kecantikan muka dan tubuh.

Full Color Harga 49.000, Dapatkan di Toko Buku Gramedia atau toko toko buku kesayangan anda di seluruh Indonesia.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

SAMBAL TERASI

Bahan-bahan untuk membuat sambal terasi :
Ini merupakan gambar sambal terasi

Sambal Terasi

* 10 sampai 12 buah cabai merah
* 10 bawang merah
* 2 potong terasi
* Garam Secukupnya
* Gula secukupnya
* Jeruk limau secukupnya

Cara membuat sambal terasi :

1. Ambil cabai merah dan potong-potong cabai tersebut menjadi 2-3 bagian. Kemudian kupas bawang merah, biarkan utuh.
2. Goreng bawang merah dan cabai tersebut dengan sedikit minyak hingga matang.
3. Goreng terasi hingga matang.
4. Kemudian ulek atau haluskan semua bahan, setelah halus bubuhi air jeruk lemon, aduk rata.
5. Sajikan dengan nasi putih, ikan bakar atau goreng dan lalapan menurut selera.

Sumber: http://popunews.com/resep-masakan-indonesia/resep-masakan-sambal-terasi/

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Warna Kuku dan Arti Kesehatannya

Kuku dapat mengungkapkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Perubahan warna atau perubahan bentuk pada kuku mungkin dapat merupakan tanda dari suatu penyakit. Masalah kesehatan pada hati, paru-paru, dan jantung dapat muncul pada kuku.

Berikut beberapa kondisi yang terkait dengan kuku yang menunjukkan penyakit tertentu seperti dikutip dari WebMD, Rabu (23/11/2011) antara lain:

1. Kuku pucat
Kuku yang berwarna sangat pucat kadang-kadang dapat menjadi tanda dari penyakit serius, seperti:
a. Anemia
b. Gagal jantung kongestif
c. Penyakit hati
d. Malnutrisi

2. Kuku putih
Jika sebagian besar kuku berwarna putih dengan pinggiran lebih gelap, hal tersebut dapat mengindikasikan masalah liver, seperti hepatitis. Jika jari-jari kaki atau tangan juga berwarna kekuningan, dapat merupakan tanda lain dari masalah hati.

3. Kuku kuning
Salah satu penyebab paling umum dari kuku kuning adalah infeksi jamur. Jika infeksi memburuk, kuku dapat dilepas, kuku akan menebal dan hancur. Dalam kasus yang jarang, kuku kuning dapat menunjukkan kondisi yang lebih serius seperti penyakit tiroid yang parah, penyakit paru-paru, diabetes atau psoriasis.

4. Kuku berwarna kebiruan
Kuku dengan warna kebiru-biruan dapat berarti tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan infeksi di paru-paru, seperti pneumonia. Beberapa masalah jantung juga dapat dikaitkan dengan kuku kebiruan.

5. Kuku berkerut
Jika permukaan kuku berkerut, mungkin dapat merupakan tanda awal dari psoriasis atau inflamasi arthritis. Perubahan warna kuku adalah umum, biasanya kulit di bawah kuku dapat tampak coklat kemerahan.

6. Kuku retak
Kuku kering dan rapuh, serta sering retak atau terbelah telah dikaitkan dengan penyakit tiroid. Terbelahnya kuku dengan warna kekuningan lebih mungkin disebabkan karena infeksi jamur.

7. Kulit disekitar kuku bengkak
Jika kulit di sekitar kuku tampak merah dan bengkak, dapat dikenal sebagai peradangan lipatan kuku. Kondisi tersebut mungkin hasil dari lupus atau kelainan jaringan ikat. Infeksi juga dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan pada lipatan kuku.

8. Garis gelap di bawah kuku
Garis-garis gelap di bawah kuku harus diselidiki sesegera mungkin. Kondisi tersebut kadang-kadang disebabkan oleh melanoma, yaitu jenis paling berbahaya dari kanker kulit.

9. Menggigit-gigit kuku
Menggigit kuku mungkin tidak lebih karena kebiasaan, namun dalam beberapa kasus hal tersebut dapat merupakan tanda kecemasan persisten oleh karena pengobatan. Menggigit kuku juga telah dikaitkan dengan gangguan obsesif kompulsif. Jika tidak dapat berhenti, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Meskipun perubahan kuku dapat menggambarkan berbagai kondisi kesehatan, namun perubahan tersebut jarang merupakan tanda pertama. Sedangkan kelainan pada kuku kebanyakan tidak berbahaya. Tidak semua orang dengan kuku putih berarti mengalami hepatitis. Jika khawatir dengan perubahan pada kuku, maka dapat berkonsultasi dengan dokter kulit.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Kenali Tipe Gangguan Cemas yang Anda Alami

Keluhan fisik yang asalnya dari konflik psikologis (baca: reaksi sistem di otak) dan melibatkan banyak faktor antara lain sistem neurotransmitter, sistem neuroendokrin, sistem alarm di otak dan sistem amigdala.

Secara spesifik ketika lebih jauh diwawancara dan melihat hasil-hasil pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan (atau kalau perlu saya tambahkan) maka dasar diagnosis yang paling sering saya temui adalah Gangguan Cemas.

Kita mengetahui dalam dunia kedokteran jiwa, Gangguan Cemas terdiri dari berbagai subtipe gangguan. Pembahasan akan hal ini secara singkat saya akan tuliskan dalam artikel ini. Tujuannya agar anda mengenali sekiranya jika mengalami.

Gangguan Cemas Panik

Gangguan cemas panik adalah gangguan yang paling sering ditemui di Klinik Psikosomatik RS OMNI tempat saya bekerja. Kondisi panik yang sering diartikan sebagai serangan panik yang berlangsung tiba-tiba ini memang menakutkan. Orang langsung terpikir akan mengalami serangan jantung jika mengalami hal ini. Jalan pertama kali adalah langsung menuju IGD RS terdekat.

Sebenarnya Gangguan Cemas Panik terjadi karena hiperaktifitas dari sistem saraf otonom yang terjadi akibat ketidakseimbangan sistem alarm di otak. Sehingga tanpa adanya stimulus, terjadi mekanisme otonom yang menyebabkan hal-hal sehubungan serangan panik terjadi.

Gejalanya bisa anda lihat di salah satu artikel di detikhealth.com berjudul ‘Ketika Serangan Panik Datang’. Pada orang yang mengalami kondisi ini biasanya ketakutannya yang paling besar adalah ketakutan akan kematian.

Gangguan Cemas Menyeluruh

Gangguan cemas tipe ini lebih sering dialami oleh wanita daripada pria. Kebanyakan pasien akan mengeluh perasaan khawatir yang berlebihan dan tidak rasional.

Kecemasan berlebihan ini tidak bisa dilawan dan mengenai hampir seluruh aspek kehidupan pasien. Paling sering yang dikhawatirkan adalah tentang kesehatan, keluarga dan masa depan.

Walaupun dalam praktek pasien gangguan cemas menyeluruh tidak selalu murni hanya mengeluh kekhawatiran berlebih, terkadang juga mengalami sedikit gejala-gejala otonom seperti jantung berdebar dan sesak napas. Ada kalanya juga mengalami keringat dingin atau gemetaran.

Gangguan Cemas Fobik Spesifik

Gangguan cemas tipe ini hanya khawatir atau mengalami kecemasan pada suatu kondisi tertentu. Biasanya kondisi ini dihindari agar kecemasannya tidak muncul.

Misalnya adalah takut ketinggian, takut tempat tertutup, takut binatang tertentu. Kebanyakan hal ini sering dianggap biasa karena kalau tidak ditemui pencetusnya, maka orang tersebut akan aman-aman saja

Gangguan Cemas Fobia Sosial

Gangguan cemas fobia sosial atau lebih sering disebut Fobia Sosial saja adalah tipe gangguan cemas yang ditandai dengan adanya kecemasan berada dalam posisi diperhatikan, dinilai atau di ruang publik di mana orang tersebut menjadi pusat perhatian.

Dulu orang sering menganggap kondisi ini seperti demam panggung, walau sebenarnya kondisi cemas fobia sosial bukan hanya terjadi ketika orang itu misalnya harus presentasi tetapi ketika berhadapan dengan figur yang lebih kuat atau lebih tinggi kedudukannya juga mereka biasanya akan mengalami gejala-gejala kecemasan.

Intinya mereka tidak nyaman berada pada posisi dinilai atau diperhatikan.

Gangguan Stres Pasca Trauma

Gangguan cemas tipe ini biasanya terjadi setelah peristiwa yang menyebabkan trauma kepada diri dan mengancam integritas (keutuhan) diri sendiri. Lolos dari kecelakaan maut, bencana alam, perkosaan adalah peristiwa-peristiwa yang sering menjadi pemicu terjadinya gangguan stres pasca trauma.

Flashback dan mimpi buruk yang disertai gejala-gejala kecemasan adalah hal yang paling sering menonjol

Gangguan Cemas Obsesif Kompulsif
Gangguan cemas tipe ini ditandai dengan adanya pikiran obsesif yang kemudian diikuti oleh perilaku kompulsif atau berulang untuk melepaskan kecemasan yang terjadi karena pikiran obsesif itu.

Walaupun pada kenyataannya perilaku kompulsif tersebut tidak mampu melepaskan diri orang tersebut dari pikiran obsesifnya sehingga sering menjadi berulang dan kronis. Kondisi ini ditandai dengan beberapa hal yang spesifik yaitu: counting (menghitung), washing (mencuci-cuci) dan checking (memeriksa).

Orang yang mengalami obsesif kompulsif sering tanpa sadar terus mencuci-cuci tangannya akibat pikiran adanya sesuatu yang kotor dan kuman yang ada di tangannya. Mereka juga ada yang memeriksan berkali-kali jendela atau pintu mobil.

Kesemua gangguan cemas di atas walaupun memiliki karakter gejala yang spesifik seringkali muncul juga dalam kondisi yang saling tumpah tindih. Orang yang mengalami gangguan cemas panik bisa mengalami kecemasan berulang akan dirinya bila di tempat terbuka (agorafobia) dan selalu cemas akan kondisi kesehatannya.

Semoga informasi di atas berguna untuk mengenali gangguan cemas. Jika anda mengalaminya, segera periksakan segera diri anda ke psikiater.
Salam Sehat Jiwa.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Depresi yang Berbahaya Bukan Saat Hamil Tapi Setelah Bersalin

Perubahan yang terjadi saat hamil kadang membuat wanita depresi. Tapi depresi saat hamil ternyata tidak berbahaya, yang berbahaya justru depresi setelah melahirkan karena efeknya bisa langsung ke perkembangan bayi.

Selama ini ada dugaan ibu hamil yang depresi akan mempengaruhi kondisi kandungannya. Tapi dari hasil penelitian, ibu hamil yang depresi sejak 4 bulan pertama kehamilan hingga melahirkan, ternyata memiliki bayi dengan perkembangan fisik dan mental yang sama dengan ibu hamil yang kondisi emosinya sehat.

Namun kondisinya akan berbeda jika depresi yang dialami terjadi setelah melahirkan. Keadaan emosional ibu yang berubah setelah melahirkan lebih berpengaruh ke perkembangan mental dan fisik anak. Penelitian ini dilakukan Curt Sandman dari University of California.

Penelitian terdahulu yang dilakukan Jay Belsky, psikolog University of California menemukan bahwa bayi dapat merespons perbedaan tingkat depresi ibu melalui penyusunan genetik.

Bayi membawa dua salinan varian gen pengangkut serotonin yang sering dihasilkan dari rasa ketakutan dan kegelisahan ibu karena kecemasan yang intens selama masa kehamilan.

Hasil penelitian sejauh ini menggarisbawahi perlunya untuk segera mengobati depresi ibu hamil sehingga anak-anaknya akan mendapat pengalaman positif atas kesehatan ibu sebelum dan sesudah kelahiran.

Sayangnya, obat antidepresan berisiko bagi kesehatan janin dan temuan baru ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang mencapai kesehatan emosional tak lama setelah melahirkan justru menciptakan kondisi yang memperlambat perkembangan bayi.

“Apa yang terbaik bagi ibu mungkin tidak terbaik bagi janin atau bayi,” kata Sandman seperti dilansir sciencenews.org, Senin (21/11/2011).

Berikut beberapa tips mengatasi stres saat hamil:

1. Cari penyebabnya. Renungkan dan diskusikan dengan suami dan keluarga apa saja hal-hal yang menjadi beban berat pikiran Anda.

2. Jaga asupan nutrisi. Menjaga asupan makanan juga bisa membantu ibu hamil menekan risiko stres dan depresi.

3. Rutin berolahraga. Tubuh yang sehat sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jiwa dan pikiran.

4. Hindari kebiasaan buruk, seperti rokok dan minuman alkohol. Alihkan perhatian Anda setiap kali keinginan untuk melakukan kebiasaan buruk tersebut datang dengan kegiatan yang bisa mendatangkan manfaat lebih bagi Anda. Kebiasaan buruk ini bisa memicu stres dan depresi.

5. Jalin komunikasi. Tidak hanya dengan suami dan keluarga, komunikasi juga bisa dijalin antara sesama ibu hamil. Persamaan nasib dan pengalaman bisa membantu meringankan beban pikiran Anda.

6. Rajin beraktivitas. Aktif melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi ibu hamil, seperti beryoga, berkumpul bersama teman, dan rekreasi, akan membuat pikiran Anda tidak terfokus pada hal-hal berat yang biasanya Anda pikirkan dan juga menurunkan hormon stres.

7. Istirahat nyaman dan cukup. Selain di rumah, istirahat juga bisa dilakukan saat bepergian ke luar kota. Pilih tempat berlibur yang nyaman dan tenang, sehingga Anda bisa istirahat dengan santai. Perhatikan pula posisi istirahat yang tepat bagi ibu hamil.

8. Konsultasikan dengan dokter. Sebisa mungkin, semua keluhan dan perasaan tak nyaman Anda didiskusikan dengan dokter kepercayaan Anda. Dokter akan menilai apakah Anda membutuhkan pengobatan medis atau psikologis sehingga tindak pencegahan bisa segera dilakukan.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

JAMUR CRYSPY

Bahan-bahan

* Satu bungkus Jamur Tiram segar (sekitar 2ons)
* 1 Butir telur antero(utuh)
* Garam
* Penyedap Rasa
* 100 gr Tepung Terigu
* 50 gr Tepung Maizena
* 2 gr Baking Powder

Cara Membuat

1. Bersihkan jamur segar dari kotoran. Iris -iris memanjang.
2. Letakkan irisan jamur ke dalam wadah, siram dengan air panas, aduk2 sebentar.
3. Tiriskan jamur tiram, sedikit tekan/peras, hingga air berkurang.
4. Kocok lepas telur ayam, beri garam & penyedap rasa, rasa disesuaikan selera masing-masing. Kocok hingga garam larut.
5. Celupkan jamur ke dalam kocokan telur, lumuri rata.
6. Masukkan celupan jamur tadi ke dalam adonan tepung, aduk-aduk dgn diremas2 hingga tepung menempel sempurna pada jamur.
7. Panaskan api hingga sedang saja, jangan terlalu panas, goreng jamur bertepung hingga kering sempurna, angkat tiriskan, siap disajikan dengan aneka topping/taburan.

Sumber:http://tiffany-tiesen.blogspot.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Kapan Orang dengan Diabetes Tipe 2 Butuh Insulin?

Penggunaan insulin biasanya dibutuhkan oleh orang dengan diabetes tipe 1. Tapi orang dengan diabetes tipe 2 juga ada yang membutuhkan insulin. Kapan insulin dibutuhkan?

“Tidak ada cara sederhana untuk mengetahui kapan seorang pasien dengan diabetes tipe 2 membutuhkan insulin sebagai pengobatan terbaiknya, tapi ada pedomannya,” ujar Dr Richard Hellman, ahli endokrin yang juga mantan presiden dari American Association of Clinical Endocrinologists, seperti dikutip dari MSN.Health, Kamis (17/11/2011).

Dr Hellman menuturkan secara umum jika pasien memiliki kadar hemoglobin A1C yang lebih tinggi dibanding dengan orang yang menggunakan insulin, maka disarankan ia menggunakan terapi insulin dalam perawatannya.

American Diabetes Association merekomendasikan nilai hemoglobin A1C sebaiknya 7 persen atau kurang, sedangkan American College of Endocrinology dan American Association of Clinical Endocrinologists merekomendasikan nilainya 6,5 persen atau kurang.

“Selain itu jika Anda tidak bisa menurunkan kadar A1C melalui cara diet, olahraga atau obat lain, maka Anda mungkin perlu insulin untuk menurunkannya,” ujar Dr Hellman.

Namun, penggunaan insulin biasanya tidak direkomendasikan jika orang tersebut tidak mampu mengelola sesuatu dengan baik, memiliki keterbatasan dalam penglihatan dan ketangkasan serta tidak ada dukungan dari keluarga.

Hal ini karena tujuan dari penggunaan insulin adalah untuk meniru kinerja alami dari pankreas yang sehat dalam menghasilkan hormon yang konsisten serta untuk mengatasi gula darah yang terlalu rendah.

Sebelum menggunakan insulin, dokter akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan pasien mengenai jadwal penyuntikan insulin, serta memilih tipe dari insulin yang akan digunakan.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar