Metode Efektif untuk Anak yang Sedang Belajar Bicara

Bayi belajar hal-hal dasar dari mendengar, mengerti, bicara, hingga berjalan. Anak usia sekitar 2 tahun biasanya akan mengalami perkembangan bahasa yang cukup pesat. Perkembangan anak memang terkait dengan metode pembelajaran yang digunakan. Para peneliti telah menemukan anak-anak di bawah usia 2 tahun yang sedang belajar berbicara, biasanya menggunakan metode yang berbeda-beda. Anak sekitar usia 2 tahun biasanya akan lebih memperhatikan sekitarnya dan mulai dapat mengikuti arahan atau instruksi. Sehingga anak-anak dengan usia tersebut seringkali meniru kata-kata atau kalimat dari orang-orang di sekitar mereka, khususnya orang-orang yang sering mereka jumpai. Anak sekitar usia 2 tahun biasanya akan mulai menggunakan bahasa yang dipelajarinya dalam percakapan singkat Daripada mendengarkan suaranya sendiri untuk belajar bicara dan pola seperti orang dewasa, anak usia 2 tahun dapat mengandalkan orang yang diajak bicara untuk mengulangi kembali kepada anak apa yang tadi dikatakan. Hal tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Queen’s University. “Kami sangat terkejut menemukan bahwa anak usia 2 tahun tidak memonitor suara mereka sendiri ketika berbicara. Anak usia 2 tahun lebih memperhatikan pengulangan kata yang diucapkan oleh orang dewasa untuk mereka,” kata Ewan MacDonald, seorang profesor di Technical University of Denmark seperti dilansir Epharmapedia, Senin (16/1/2012). Temuan penelitian menyoroti pentingnya interaksi antara balita yang sedang belajar untuk berbicara dengan pengasuh atau orang-orang di sekitar anak. “Pengulangan kembali kata-kata atau kalimat dapat membantu anak dalam belajar bicara. Pengulangan tersebut dapat memudahkan anak untuk mengucapkan kata atau kalimat dengan tepat”, kata para peneliti. Para peneliti telah membuktikan anak dengan usia sekitar 2 tahun dan orang dewasa belajar untuk berbicara dengan memonitor suaranya sendiri. Tetapi selama ini para peneliti masih belum meneliti mengenai metode yang paling tepat digunakan untuk belajar berbicara bagi anak dengan usia sekitar 2 tahun. Penelitian lebih lanjut sedang dikembangkan untuk menentukan metode paling efektif yang digunakan anak untuk belajar bicara. “Perkembangan bicara merupakan masalah yang sangat rumit. Hal tersebut merupakan masalah yang tidak dapat dipecahkan dalam waktu dekat,” kata Dr. MacDonald. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam Current Biology.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di anak | Tag , | Tinggalkan komentar

Alasan Kenapa Orang Harus Konsumsi Serat

Diet serat menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan. Serat makanan, terutama yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan mungkin paling dikenal karena kemampuannya untuk mencegah atau meringankan sembelit. Tapi ada banyak alasan kenapa orang harus konsumsi serat.

Karena serat dapat memberikan manfaat kesehatan yang lain, seperti menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Memilih makanan lezat yang dapat mencukupi serat sebenarnya tidak sulit. Sangat penting untuk mencari tahu jumlah serat yang dibutuhkan oleh tubuh, serta mencari tahu berbagai bahan makanan yang merupakan sumber serat.

Serat biasanya diklasifikasikan ke dalam dua kategori, antara lain:

1. Serat yang tidak larut dalam air
Jenis serat ini menunjang gerakan makanan melalui sistem pencernaan dan meningkatkan curah feses, sehingga dapat bermanfaat bagi mereka yang sering mengalami sembelit atau buang air besar dengan tidak teratur.

Tepung gandum utuh, kacang-kacangan, dan banyak sayuran lain merupakan sumber yang baik dari jenis serat ini.

2. Serat yang larut dalam air
Jenis serat ini dapat membentuk materi seperti gel. Jenis serat ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol darah dan kadar glukosa. Serat larut air dapat ditemukan dalam gandum, kacang polong, kacang, apel, buah jeruk, dan wortel.

Diet tinggi serat memiliki banyak manfaat seperti dikutip dari Mayoclinic, Senin (21/11/2011) antara lain:
1. Menormalkan gerakan usus
2. Membantu menjaga kesehatan usus
3. Menurunkan kadar kolesterol darah
4. Membantu mengontrol kadar gula darah
5. Membantu dalam penurunan berat badan

Pilihan bahan makanan yang merupakan sumber serat yang baik, antara lain:
1. Biji-bijian dan gandum
2. Buah-buahan
3. Sayuran
4. Buncis, kacang polong, dan kacang-kacangan lainnya

Kebutuhan serat pada seseorang dapat dibagi berdasarkan usia dan jenis kelamin, antara lain:
1. Pria dengan usia kurang dari 50 tahun membutuhkan asupan serat kurang lebih 38 gram.
2. Pria dengan usia lebih dari 50 tahun membutuhkan asupan serat kurang lebih 30 gram.
3. Wanita dengan usia kurang dari 50 tahun membutuhkan asupan serat kurang lebih 25 gram.
4. Wanita dengan usia lebih dari 50 tahun membutuhkan asupan serat kurang lebih 21 gram.

Sumber: http://www.detikhealth.com

Dipublikasi di khasiat buah, kuliner sayur, makan sehat, Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Sering Terburu-buru Saat BAB Bisa Picu Ambeien

Buang air besar atau BAB harus dilakukan dalam suasana santai jika tidak ingin kena wasir atau hemorrhoid. Terburu-buru ingin menyelesaikan hajat besar ini dapat memicu tegangan berlebih di anus, sehingga pembuluh darah mudah bengkak.

Ambeien alias wasir yang dalam istilah medis disebut hemorrhoid disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus. Penyebab paling umum adalah tekanan berlebih saat mengejan, baik saat melahirkan maupun buang hajat di kamar mandi.

Beberapa orang sering mengejan saat BAB atau buang hajat karena berbagai sebab. Sebenarnya tidak akan menjadi masalah jika hanya dilakukan sesekali saja, namun kalau sudah menjadi kebiasaan dan dilakukan setiap kali BAB maka risiko terkena ambeien akan lebih besar.

Penyebab orang mengejan saat BAB antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari WebMD, Rabu (14/8/2011).

1. Terburu-buru
Para mahasiswa yang tinggal di kos-kosan pasti sering mengalami antrean panjang di kamar mandi, terutama pada pagi hari. Kondisi ini tidak ideal untuk BAB, karena jika terburu-buru maka tekanan saat mengejan cenderung lebih besar dengan tujuan agar hajatnya cepat tuntas.

2. Sembelit
Konstipasi atau sembelit menyebabkan kotoran susah keluar saat BAB. Otomatis untuk mengeluarkannya butuh tekanan lebih besar, sehingga orang yang mengalami sembelit akan mengejan dengan sangat kuat yang berdampak pada peningkatan risiko untuk terkena ambeien.

3. Diare
Meski berkebalikan dengan sembelit, diare atau terlalu sering BAB juga bisa membuat penderitanya mengejan saat BAB. Meski sering BAB, kotoran yang keluar biasanya cair dan hanya sedikit-sedikit sehingga penderita cenderung tidak sabar lalu mengejan untuk menuntaskan BAB agar tidak perlu keluar masuk WC.

Untuk mencegah berbagai masalah BAB yang bisa memicu ambeien tersbeut, pola makan yang sehat sangat dianjurkan. Makan cukup serat dan banyak-banyak minum air putih akan membuat konsistensi atau bentuk tinja jadi lebih lunak, sehingga BAB bisa lebih lancar dan teratur.

Sementara itu konsultan bedah saluran pencernaan dari RS Pondok Indah, Dr Hermansyur Kartowisastro, SpB-KBD mengatakan ada 2 jenis ambeien berdasarkan lokasi pembengkanan yang terjadi. Dikutip dari konsultasi kesehatan yang diasuhnya di detikHealth, jenis-jenis ambeien adalah sebagai berikut.

1. Ambeien luar (Hemorrhoid eksterna)
Ambeien luar diliputi oleh kulit dan tak dapat dimasukkan. Ambeien jenis ini selalu ada di luar, tidak selalu menimbulkan keluhan maupun menyebabkan perdarahan.

2. Ambeien dalam (Hemorrhoid interna)
Ambeien dalam diliputi oleh selaput lendir pada stadium 1 terjadi perdarahan saat buang air besar, tak ada rasa sakit dan darahnya segar (warnanya merah segar).

Selain karena masalah BAB, ambeien juga bisa dipicu oleh faktor lain misalnya kelahiran normal yang kadang-kadang memaksa seseorang untuk mengejan dengan sangat kuat. Ambeien juga bisa dipicu oleh hubungan seks lewat anus, sebab penetrasi benda tumpul juga memicu tekanan pada dinding anus.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Redakan Wasir dengan Lidah Buaya

Susah duduk dan sakit ketika buang air besar merupakan hal yang sering dikeluhkan oleh penderita wasir. Bila panas dan nyeri terasa mengganggu, Anda bisa mencoba meredakan wasir dengan lidah buaya.

Mirip dengan varises di kaki, wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di dalam dan sekitar anus. Gejala-gejalanya seperti pembengkakan, gatal, ketidaknyamanan dan perdarahan saat buang air besar.

Wasir telah mempengaruhi sekitar 75 persen dari populasi umum, menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse. Wasir internal terletak di dalam lubang anus dan wasir eksternal menonjol keluar dari anus. Kedua jenis wasir ini disebabkan oleh tekanan berulang pada pembuluh darah, biasanya disebabkan karena mengejan saat buang air besar dan diare kronis atau sembelit.

Untungnya, wasir paling merespons dengan baik untuk pengobatan dan perawatan ala rumah. Praktisi pengobatan alternatif sering menggunakan tumbuh-tumbuhan tertentu seperti lidah buaya untuk mengobati dan mencegah wasir.

Berasal dari timur dan selatan Afrika, kini lidah buaya telah dibudidayakan di seluruh dunia. Tanaman ini merupakan bunga berbentuk tabung, daun berdaging yang mengandung gel obat yang digunakan secara eksternal untuk merawat kondisi kulit. Cairan lidah buaya yang diambil dari dasar daun, digunakan secara internal, terutama sebagai pencahar stimulan.

Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology melaporkan bahwa lidah buaya mengandung bradykinase, enzim yang membantu untuk meredakan peradangan parah ketika dioleskan pada kulit, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1/10/2011).

Senyawa aktif yang terdapat pada gel lidah buaya digunakan secara topikal dalam pengobatan homeopati untuk mempercepat penyembuhan luka. Menurut herbalist Steven Foster, penulis buku ‘National Geographic Desk Reference to Nature’s Medicine’, sifat gel lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan dengan mengurangi nyeri dan peradangan, yang merupakan dua gejala umum wasir.

Sifat anti-inflamasi pada lidah buaya juga dapat mengurangi pembengkakan, rasa panas dan peradangan, sehingga membantu mengurangi iritasi wasir. Rasa dingin pada cairan atau gelnya juga dapat memberikan efek menenangkan.

Secara internal, mengonsumi lidah buaya dapat membuat tinja lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan sehingga dapat mengurangi tekanan pada wasir saat mengejan.

Menurut Foster, lidah buaya juga mengandung antrakuinon, bahan utama yang merangsang kontraksi dalam dinding saluran pencernaan dan mempromosikan sekresi cairan oleh usus besar.

Phyllis A. Balch, penulis ‘Prescription for Healing’ mengklaim bahwa setengah cangkir jus lidah buaya yang diminum tiga kali sehari dapat membantu untuk mengurangi wasir. Potongan daun lidah buaya yang dioleskan secara lembut pada daerah wasir juga dapat meredakan wasir secara eksternal dan memberikan rasa dingin yang dapat membantu meredakan nyeri.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

6 Cara Memperbaiki Masalah di Tubuh Usai Melahirkan

Setelah melahirkan, terjadi banyak perubahan pada tubuh perempuan. Masalah berat badan mungkin bisa ditangani dengan cepat dan mudah, tetapi masalah lainnya?

Berikut adalah keenam masalah yang terdapat pada tubuh perempuan setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasuinya, seperti dilansir parents.com, Rabu (25/1/2012).

1. Luka Bekas Operasi Caesar

Meskipun sebagian bekas luka memudar dalam satu atau dua tahun, bekasnya tidak pernah benar-benar hilang.

“Kunci untuk membuat bekas luka kurang terlihat adalah dengan cara menanganinya sedari awal,” kata Debra Jaliman, MD, instruktur dermatologi klinis di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Penelitian menunjukkan, bahan aktif dalam gel oles mederma yang terdiri dari ekstrak bawang merah, membantu menyusun kembali kolagen pada kulit dan menghaluskan bekas luka.

Gel ini aman digunakan saat sedang menyusui atau hamil dan paling efektif digunakan untuk bekas luka yang terjadi di bawah satu tahun, tetapi dapat meminimalkan bekas luka yang sudah ada selama delapan tahun.

Prosedur lain yang dilakukan di kantor doktor seperti perawatan laser dan suntikan steroid biasanya memberikan hasil yang lebih baik, lebih cepat, tetapi lebih mahal. Pelembab dapat membantu kulit terlihat lebih muda, dan pemijatan dapat melunakkan bekas luka baru. Namun, jangan menggunakan produk Vitamin E.

“Vitamin E tidak dapat mengubah kolagen kulit, juga tidak ada bukti bahwa vitamin yang dioleskan memiliki dampak apapun,” kata Stephen Metzinger, MD, ahli bedah plastik di Rumah Sakit Anak, di New Orleans .

2. Payudara kendur

Selama kehamilan dan menyusui, hormon menyebabkan jaringan payudara semakin luas, dan kulit di sekitarnya melebar untuk mengakomodasi perubahan ini. Setelah itu, jaringan akan menyusut, tetapi kulit tidak lagi elastis.

“Meskipun bisa dikembalikan kekencangannya lewat operasi plastik, sebenarnya tidak harus menggunakan pisau bedah hanya untuk membuatnya sedikit kencang,” kata Aron Kressel, MD, kepala bedah plastik di Rumah Sakit Metropolitan, di New York City.

“Berolahraga tidak akan meningkatkan ukuran bra, karena jaringan payudara adalah lemak, bukan otot. Tapi olahraga dapat mengubah otot-otot dada di sekitar payudara, membuatnya terangkat, dan membuat penampilan lebih segar,” kata Courtney Barroll, pelatih pribadi di Klub Equinox Fitness, di New York City.

Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain: push-up, mengangkat dada lalu berbaring telentang, pull-overs, dan penekanan pada dada.

Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukan olahraga setelah melahirkan. Jangan gunakan krim pengencang payudara, sebab tidak ada bukti krim tersebut dapat mengencangkan kulit atau mengembalikan elastisitasnya.

3. Melasma

Lebih dari 70% dari ibu hamil akan memiliki melasma atau ‘topeng kehamilan’, yaitu bercak gelap pada dahi, pipi, dan bibir atas yang sering memudar setelah melahirkan tetapi tidak hilang sepenuhnya. Bercak-bercak ini timbul akibat fluktuasi hormon ketika kehamilan.

Krim pemutih yang diresepkan dokter seperti steroid dan tretinoin, baik digunakan sendiri atau dalam kombinasi. Banyak pasien mengalami perbaikan dalam beberapa minggu. Namun krim ini dapat menyebabkan kemerahan sementara, kulit mengelupas dan kulit kering. Krim ini tidak boleh digunakan ketika sedang menyusui atau hamil.

Prosedur yang disebut glikolat bisa dilakukan di kantor dokter untuk membantu menghapus lapisan atas kulit. Produk kecantikan tanpa resep dokter yang mengandung hydroquinone 2 persen atau ekstrak licorice juga dapat mengurangi perubahan warna. Jangan lupa menggunakan tabir surya untuk mempertahankan hasilnya. Cara paling cepat adalah dengan menutupi noda menggunakan riasan atau make up.

4. Perut Menggemuk

Meskipun si jabang bayi sudah dilahirkan dengan selamat, tonjolan di sekitar perut tidak bergeming. Itu karena sebagian besar kulit dan otot masih melebar. Gerakan yang menargetkan otot yang membungkus sekitar perut, seperti sit-up, akan dapat membantu mengencangkan otot di sekitar perut.

Cara lain, cobalah posisi push-up, seimbangkan berat badan pada lengan. Tempatkan handuk di bawah kaki, dan saat menarik perut, geser lutut ke arah dada. Lakukan dua set 5-8 pengulangan, tiga kali seminggu. Lakukan sampai dengan tiga set.

5. Bekas Peregangan Kulit

“Bekas peregangan kulit di perut, pinggul, payudara atau bokong biasanya memerah dan kemudian menipis dalam waktu setahun. Banyak tidaknya bekas tersebut tergantung pada genetika dan seberapa cepat kenaikan berat badan. Semakin cepat ditangani, semakin besar kemungkinannya menghilang,” kata David J Goldberg, MD, direktur penelitian laser di departemen dermatologi di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Krim Retin-A dapat membantu menghilangkan bekas peregangan kulit ini. Retin-A membangun kolagen, mengencangkan kolagen yang rusak ketika kulit tertarik. Efek sampingnya adalah kulit kemerahan sementara, kulit terkelupas, dan kering.

Mikrodermabrasi, suatu prosedur dimana kristal kecil digunakan menghapus lapisan atas kulit dan merangsang produksi kolagen, dapat mengobati bekas peregangan yang lebih lama. Selain itu, FDA baru-baru menyetujui pengobatan laser untuk menambah pigmen sel kulit yang lebih tua, sehingga menyebabkan bekas peregangan kulit yang sudah lama dapat berbaur dengan kulit di sekitarnya.

6. Pembuluh Darah Melebar

Sebanyak 40% wanita hamil mengalami pelebaran pembuluh darah di dekat permukaan kulitnya atau varises, yang paling sering adalah di bagian betis dan paha.

“Faktor keturunan, hormon dan tekanan pada vena ketika kehamilan lah yang menyebabkan. Varises dapat membaik setelah melahirkan, tetapi tidak akan hilang sepenuhnya,” kata Dr Masterson.

Prosedur yang diebut sclerotherapy dapat membantu, prosedurnya berupa menyuntik pembuluh darah vena yang terkena dengan larutan yang menyebabkan pembuluh menutup, kemudian memudar atau menghilang dalam waktu sekitar dua minggu.

Biasanya, diperlukan lebih dari satu sesi, dan disarankan untuk menunggu setidaknya enam bulan setelah melahirkan. Efek samping sementara antara lain berupa rasa menyengat di tempat suntikan, kram otot, dan kemerahan atau bintik-bintik coklat.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Asupan Jus Buah yang Ideal untuk Anak Berdasarkan Usia

Buah segar memang merupakan pilihan terbaik. Namun, menyajikan buah di pola makanan sehari-hari dalam bentuk jus juga lebih praktis. Beberapa jenis jus buah dapat menjadi bagian dari diet sehat untuk anak. Karena selain mengandung berbagai vitamin, beberapa jenis buah juga mengandung antioksidan.

Hasil penelitian baru telah mengonfirmasi bahwa minum dengan jumlah yang cukup dari jus buah tidak mempengaruhi berat badan anak.

Namun, jus buah memang mengandung kalori. Sama seperti makanan atau minuman lainnya yang mengandung kalori, jika terlalu banyak jus buah dapat menyebabkan peningkatan berat badan.

Jika memilih untuk memberikan jus buah anak, maka buatlah jus buah tanpa gula atau pemanis tambahan. Jus buah dan minuman buah manis mungkin memang memiliki jumlah kalori yang sama, tetapi anak akan mendapatkan lebih banyak vitamin dan nutrisi jika jus buah yang dikonsumsi tidak mengandung gula atau pemanis tambahan.

Sebaiknya sajikan jus dalam cangkir atau gelas bukan dot. Hal tersebut sekaligus untuk mengajari anak berhenti ngedot.

Selain itu, sebaiknya menyajikan jus buah sebagai camilan, jangan membiarkan anak untuk meminum jus sepanjang hari. Jika anak menjadi sulit makan karena diberi jus buah. Maka sebaiknya jangan memberikan jus buah 30 menit sebelum makan.

Setiap komponen makanan memang idealnya diberikan dalam jumlah yang cukup. Terlalu banyak atau terlalu sedikit jus buah, tentunya masing-masing memiliki dampaknya.

Untuk memastikan bahwa anak tidak terlalu banyak minum jus, maka dapat dengan mengikuti batas asupan jus buah yang direkomendasikan American Academy of Pediatrics dan American Heart Association.

Berikut batas asupan jus buah yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics dan American Heart Association seperti dikutip dari MayoClinic, Jumat (20/1/2012):

1. Bayi baru lahir hingga 6 bulan: Tidak ada jus buah, kecuali jika diberikan dengan tujuan untuk meringankan sembelit.

2. 6 bulan – 6 tahun: 4-6 ons (118-177 mililiter) per hari.

3. Lebih dari 7 tahun: 8-12 ons (237-355 mililiter) per hari.

Sekitar 4 ons (118 mililiter) jus buah murni sama dengan satu porsi buah. Namun, jus tidak memiliki serat dan nutrisi lain seperti buah segar. Meskipun jumlah yang wajar jus buah setiap hari adalah baik untuk kebanyakan anak, pastikan untuk menawarkan buah segar untuk anak juga.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Rota Pembunuh Utama Balita

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Android Ice Cream Sandwich

 

Widget di Homescreen keren

pada Android Ice Cream Sandwich, widget yang ada di homescreen bisa disesuaikan besarnya (resizeable) sesuai dengan keinginan. Selain menyediakan widget yang bisa dikecil-besarkan ukurannya, Ice Cream Sandwich juga memberikan fitur membuat new folder dan kustomisasi action bar.

Terdapat Recent Apps

Dengan fitur ini, kita dengan mudah mengetahui aplikasi apa yang terakhir kita buka dan bisa multi tasking dalam membuka apps. Tampilan recent apps ini terlihat seperti yang digunakan di Honeycomb.

Face Unlock

Android Ice Cream Sandwich memiliki fitur yang sangat menarik, yaitu face unlock. Smartphone yang berjalan di OS ini ( contohnya Galaxy Nexus ) bisa mengenali wajah Anda dan bisa membuka kunci ponsel dengan identifikasi wajah. Wow, keren bukan?

Font Lebih Keren

Font baru yang diadaptasi OS Android terbaru ini tampak lebih keren karena bentuk hurufnya yang bulat-bulat dan sesuai dengan kualitas HD pada layar Nexus. Meski cuma sekadar font baru, perbedaannya terasa lebih nyaman di mata.

Berfoto Ria Lebih Mudah + Edit Langsung

Untuk mengaktifkan fungsi kamera, tidak perlu membuka kunci ponsel, cukup pakai tombol kamera bisa langsung berfoto ria. Fitur edit bisa langsung dipakai sebelum foto disimpan maupun di share lewat sosial media.

Terintegrasi dengan Google+

Selain itu, Ice Cream Sandwich dilengkapi dengan Google+, jejaring sosial yang di gembar-gemborkan bakal menjadi pesaing serius Facebook. Canggihnya, Anda bisa melakukan telekonferensi hingga dengan sepuluh orang dengan fitur Hangout di Google+.

Video multifungsi

Saat merekam video, kamu juga bisa mengambil foto dengan Ice Cream Sandwich ini. Saat diputar ulang, video Ice Cream Sandwich menyediakan fitur slow motion atau fast motion.

Siri di Android?

Google mulai menyusul Apple dalam fitur pengenal perintah suara ini. Ya, di Ice Cream Sandwich, Google menyediakan fitur perintah suara. Kini Anda bisa menekan tombol perintah suara dan mulai berbicara, tapi teks langsung muncul saat Anda masih berbicara. Ini lebih canggih dibandingkan dengan Android sebelumnya, juga iOS, yang melakukan itu secara bertahap.

Referensi : ( Android.com, Teknokeren.com, Gugling.com )

Kelebihan Android Ice Cream Sandwich

Sebenarnya masih banyak kelebihan dari Android Ice Cream Sandwich, namun beberapa yang ditulis diatas sudah cukup merepresentasikan betapa seriusnya Google menggarap Android sebagai OS yang sedang naik daun saat ini. Sekarang, mau pilih Android, Blackberry maupun Apple, semua ada di tangan Anda.
Sumber:

http://www.mascipul.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Resep Apem Dumbo

Bahan Resep Apem Dumbo :

  • 1/2 kg Tepung Beras
  • 200 gr Gula merah, iris halus
  • 1/2 keping Ragi tapai
  • 250 cc Santan
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Resep Apem Dumbo :

  • Campur tepung beras, gula dan ragi, beri air secukupnya.
  • Aduk hingga agak encer, diamkan selama 1 malam.
  • Masukkan santan, aduk-aduk rata.
  • Tuangkan ke dalam loyang, kukus hingga matang.
  • Angkat, sajikan dalam piring saji.

Selamat mencoba Resep Apem Dumbo.

Sumber:

http://www.ibukitakartini.com/tentang/resep-apem-dumbo/

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Gejolak Hormon Perempuan Berdasarkan Usia

Hormon memiliki efek yang luar biasa pada libido. Kehidupan seks yang gemilang adalah sesuatu yang kita semua ingin memiliki, tanpa memandang usia. Ketika hubungan seksual kurang memuaskan, akan mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Hubungan antara libido dan hormon perempuan selalu mengalami fluktuasi. Maka penting untuk mencari tahu bagaimana mengendalikan keseimbangan hormon.

Bagaimana cara untuk menyeimbangkan hormon perempuan pada berbagai usia?

Berikut cara menyeimbangkan hormon perempuan berdasarkan usia seperti dikutip dari MSNHealth, Senin (23/1/2012) antara lain:

1. Usia di atas 20 tahun

“Pada usia diatas 20 tahun, estrogen, progesteron, dan testosteron berada pada tingkat tertinggi. Maka pada rentang usia ini sangat tepat untuk berencana mempunyai bayi,” kata Laura Berman, PhD.

Wanita yang berada pada rentang usia ini biasanya kurang mengetahui dengan baik mengenai kebutuhan seksualnya. Meskipun wanita pada usia ini kurang mengetahui dengan baik kebutuhan seksualnya, namun memiliki dorongan seksual yang tinggi.

Ketika dorongan seksual memang sulit dikendalikan, maka dapat melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian. Aktivitas tersebut salah satunya adalah olahraga.

2. Usia di atas 30 tahun

“Seorang wanita di usia 30an mungkin berada pada puncak seksual emosional. Wanita di rentang usia ini jelas mengetahui kebutuhan seksualnya, meskipun estrogen, progesteron, dan testosteron mulai berfluktuasi. Kuncinya, adalah tetap berpikir sebagai seorang wanita, seksi yang menarik, terlepas dari fluktuasi hormon,” kata Dr. Berman.

Setelah melahirkan, kadar testosteron akan turun sangat rendah, dan pada ibu menyusui, hormon prolaktin dapat menekan ovulasi, serta produksi estrogen dan progesteron. Tanpa memandang usia, masturbasi dengan menggunakan peralatan tertentu, pada gilirannya akan meningkatkan sirkulasi dan membantu keseimbangan hormon.

3. Usia di atas 40 tahun

Wanita pada rentang usia diatas 40 tahun, biasanya sudah mulai mengalami penurunan hormon seksual. Sebagian ahli berpendapat bahwa, dorongan seksual perempuan sebenarnya dapat meningkatkan hormon seksual.

Wanita dengan kesuburan yang menurun jika memikirkan lebih banyak mengenai seks, atau memiliki fantasi seksual lebih sering dan intens, dan aktif secara seksual akan memiliki kadar hormon seksual yang lebih tinggi.

4. Usia di atas 50 tahun

“Tahun-tahun tengah, antara 50-65 tahun merupakan puncak dari kehidupan dewasa. National Survey of Sexual Health and Behavior menemukan bahwa, 71 persen dari 50 orang yang disurvei mengatakan pengalaman terakhir seksual mereka menghasilkan orgasme.

Karena testosteron dan estrogen mengalami penurunan secara drastis, maka dorongan seksual menurun setelah menopause. Meskipun demikian, namun dapat dilakukan berbagai upaya untuk membantu mendapatkan hubungan seksual yang memuaskan.

Dokter sering meresepkan dosis sangat kecil dari testosteron bersama dengan terapi hormonal menopause, atau MHT. Banyak wanita mencoba MHT, yang juga disebut sebagai hormone replacement therapy (HRT).

Prosedur tersebut melibatkan mengambil estrogen dan progestin untuk meringankan kekeringan vagina dan hot flashes dan mengurangi pengeroposan tulang.

Sumber:

http://www.detikhealth.com

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar