Untuk wilayah jogja dan sekitarnya(klik pada gambar untuk memperbesar, klik sekali lagi untuk lebih besar):
Untuk daerah lain silahkan melihat di sumber aslinya. Silahkan klik di
http://pustakasekolah.com/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1432-h-2011.html
Untuk wilayah jogja dan sekitarnya(klik pada gambar untuk memperbesar, klik sekali lagi untuk lebih besar):
Untuk daerah lain silahkan melihat di sumber aslinya. Silahkan klik di
http://pustakasekolah.com/jadwal-imsakiyah-ramadhan-1432-h-2011.html
Resep Masakan Indonesia – Tentunya anda sudah pernah mendengar masakan yang satu ini, Ayam Goreng Kalasan. Masakan yang satu ini membuat lidah kita bergoyang-goyang apa lagi di santap bareng keluarga atau teman tentunya akan semakin menambah kenikmatan dan keseruan dalam menikmatinya. Anda tak usah khawatir berikut adalah Resep Ayam Goreng Kalasan, dengan begitu anda dapat menyajikan Ayam Goreng Kalasan di rumah anda so cekidot selamat mencoba…
Bahan:
1 ekor ayam ukuran sedang
500 cc air kelapa
1/2 sdk teh
soda kue
5 siung bawang putih, dihaluskan
garam
minyak goreng
Cara memasak:
* Bersihkan ayam kemudian belah menjadi 2
* Campurkan air kelapa, soda kue, garam, bawang putih dan kemudian rebus bersama dengan ayam hingga airnya kering.
* Tiriskan Panaskan minyak goreng dan goreng ayam hingga kecoklatan.
Untuk sambal:
* 100 gr cabe merah
* 4 butir bawang merah
* 1 bh tomat masak
* 1 sendok teh garam
* 1 sendok makan gula pasir
* 6 sendok makan air kaldu
* 5 sendok minyak goreng
Cara membuat:
Rebus cabe, bawang merah dan tomat sebentar, kemudian haluskan.Tambahkan sedikit garam, gula, air kaldu dan minyak Masak diatas api sedang sampai minyaknya keluar.Angkat dan hidangkan bersama dengan ayam yang telah digoreng tadi.
Selamat Menikmati…
sumber: http://www.okepos.com/resep-ayam-goreng-kalasan.html
Tahu yang gurih lembut enak dibuat perkedel dengan tambahan udang. Bagian luarnya kering renyah dan bagian dalamnya lembut gurih. Dicocol sambal kacang, makin dahsyat rasanya
Bahan:
1 buah tahu putih, tiriskan, haluskan
75 g udang kupas,cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
2 sdm tepung terigu
1 kuning telur ayam
½ sdt merica bubuk
1 sdm kaldu ayam bubuk
Sambal Kacang:
150 ml air matang
1 sdm air jeruk limau
Haluskan:
3 sdm kacang tanah, goreng
2 buah cabai merah
1 siung bawang putih
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
Cara membuat:
* Campur tahu putih dengan udang, duan bawang dan bahan lainnya hingga rata.
* Bentuk adonan bulat pipih.
* Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan.
* Angkat dan tiriskan.
* Sambal Kacang: Aduk bumbu halus dengan air dan air jeruk hingga rata.
* Sajikan perkedel dengan Sambal Kacang.
Untuk 6 buah
sumber: http://www.detikfood.com
Setiap orang memang tidak tahu kapan dirinya akan terkena suatu penyakit
. Tapi ternyata penyebab
seseorang sakit itu dipengaruhi oleh 4 hal, yang beberapa diantaranya bisa dicegah.
“Penyebab
orang menjadi sakit itu ada 4 hal yaitu lingkungan, perilaku, kelainan bawaan dan akses ke tempat kesehatan,” ujar Dr Prijo Sidipraptomo, SpRad(K) selaku Ketua PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia) dalam acara Kolaborasi Lifebouy-IDI: Dokter Kecil Menjadi Agen Perubahan Cilik untuk Kebiasaan Hidup Sehat di SDN Karet 01 Jakarta, Rabu (20/7/2011).
Dr Prijo menjelaskan sumbangan dari keempat hal tersbeut terhadap suatu penyakit berbeda-beda, yaitu:
1. Lingkungan yang tidak sehat menyumbang sebesar 30 persen
2. Perilaku yang tidak sehat menyumbang sebesar 40 persen
3. Kelainan bawaan menyumbang sebesar 20 persen
4. Akses ke tempat kesehatan menyumbang sebesar 10 persen
Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa faktor pertama dan kedua turut menyumbang terhadap suatu penyakit
lebih banyak yaitu sekitar 70 persen, dibandingkan dengan faktor lainnya.
“Faktor 1 dan 2 bisa diintervensi supaya menjadi lingkungan dan perilaku yang sehat. Andaikata kita melakukan itu maka kita bisa menajdi lebih baik atau sehat,” ujar Dr Prijo.
Dr Prijo menuturkan dengan memiliki pola hidup yang sehat maka seseorang akan menjadi lebih jarang sakit dan tidak perlu ke dokter sehingga produktivitas kerjanya lebih baik.
“Masyarakat harus mulai mengubah kebiasaannya menjadi lebih baik dan mengubah paradigma kesehatannya dengan melakukan pencegahan bukan pengobatan,” ujar dokter berusia 53 tahun ini.
Sumber: http://www.detikhealth.com
Tubuh memerlukan vitamin untuk dapat berfungsi dengan baik yang sebenarnya dapat diperoleh dari makanan yang sehat. Namun bila pola makan tidak seimbang, Anda bisa memperolehnya dari suplemen multivitamin. Tapi jangan sembarangan minum multivitamin, terlebih untuk mengusir rasa lelah.
Banyak kasus orang yang mengonsumsi multivitamin untuk meningkatkan stamina dan mengusir rasa lelah, terutama pada pekerja lapangan yang memang memerlukan stamina ekstra. Tapi sebaiknya jangan asal sembarangan minum multivitamin tanpa identifikasi yang jelas atau tanpa resep dokter.
“Sembarangan minum multivitamin untuk mengusir kelelahan dapat membuat beban fungsi ginjal meningkat, fungsi hati meningkat hingga lebih dari 3 kali lipat,” ujar Dr. Kasyunnil Kamal, MS., SpOK, dari Program Studi Magister Kedokteran Kerja FKUI, dalam acara Seminar Manajemen Stres & Kelelahan Kerja dalam Peningkatan Produktivitas Perusahaan di Prodia Tower, Jakarta, Selasa (19/7/2011).
Menurut Dr Kasyunnil, minum multivitamin juga memerlukan dosis yang jelas dan tidak boleh sembarangan. Multivitamin tanpa dosis yang jelas justru dapat menyebabkan kerusakan tubuh, karena menambah beban fungsi pada ginjal dan hati.
“Sebaiknya konsultasi dulu ke dokter. Bukan karena saya seorang dokter, tetapi orang minum multivitamin itu harus ada identifikasi yang jelas dan seberapa banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh,” lanjut Dr. Kasyunnil yang juga tergabung dalam Perdoki (Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia).
Dr. Kasyunnil menceritakan pengalamannya bertemu seorang calon karyawan yang akan melakukan medical check-up. Karena ingin terlihat bugar dan sehat saat melakukan tes kesehatan sebelum kerja, calon karyawan tersebut minum sembarangan multivitamin dan olahraga terlalu berlebihan. Hasilnya, pada saat tes kesehatan diketahui bahwa fungsi ginjal dan hatinya meningkat hingga lebih dari 3 kali lipat.
“Obat-obatan hanya kamuflase untuk mengatasi kelelahan. Stimulan seperti kafein juga bukan pengobatan yang efektif untuk kelelahan dan benar-benar dapat membuat masalah lebih buruk ketika obat dihentikan. Obat penenang juga cenderung memperburuk kelelahan dalam jangka panjang,” tegas Dr. Kasyunnil.
sumber : http://www.detikhealth.com
Stres merupakan salah satu penyebab
pasangan sulit untuk hamil. Karenanya ketahui cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi stres sehingga bisa cepat hamil.
Stres adalah musuh terbesar bagi perempuan untuk bisa hamil. Berbagai hal bisa menjadi penyebab
stres seperti kesibukan kerja, masalah rumah tangga dan hal-hal lain yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi pasangan yang ingin segera hamil dan memiliki anak, maka sebaiknya mulailah menemukan cara untuk menghilangkan stres sehingga meningkatkan kemungkinannya untuk hamil, seperti dikutip dari Lifemojo, Selasa (12/7/2011) yaitu:
1. Rileks
Salah satu tips terpenting untuk bisa hamil adalah tubuh harus santai dan rileks serta menurunkan tingkat stres. Buang segala pikiran negatif yang bisa merugikan, membaca buku yang bagus dan memotivasi diri, mendengarkan musik yang tenang serta berlatih postur sederhana seperti yoga yang bisa dilakukan sehari-hari.
2. Mengambil waktu istirahat
Cobalah untuk istirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari seperti mengambil cuti, melupakan segala masalah dan pekerjaan sehingga tubuh bisa beristirahat dengan tenang.
3. Melakukan pijat
Melakukan pijat secara teratur oleh tenaga terlatih bisa mengurangi segala ketegangan di tubuh, membuat tubuh rileks, nyaman, kembali segar dan mengurangi stres.
4. Melakukan hobi
Pilihlah salah satu hobi yang benar-benar dinikmati, santai dan membuat tubuh rileks sehingga bisa melepaskan pikiran negatif atau segala hal yang berhubungan dengan kehamilan.
5. Belajar olahraga baru
Olahraga merupakan cara terbaik untuk membantu menghilangkan stres. Mempelajari olahraga baru dengan bergabung di salah satu klub akan membuat seseorang bertemu teman dan suasana baru. Tapi jangan pilih olahraga yang tidak disukai karena akan membuat tubuh semakin tertekan.
6. Belajarlah untuk lebih sering tertawa
Tertawa merupakan salah satu terapi baru untuk mengurangi stres, cobalah untuk membaca banyak buku lelucon, menonton film lucu dan tertawa keras-keras.
7. Cobalah melakukan perubahan dalam rumah
Cobalah untuk mendekor ulang kamar tidur atau ruang tamu dengan mengganti model gorden atau seprai. Hal ini akan membantu melepaskan pikiran tentang hamil selama beberapa waktu dan membuat seseorang lebih santai.
sumber: http://www.detikhealth.com
Penyakit
memang bisa datang darimana saja. Tapi tanpa disadari kebiasaan yang dilakukan sehari-hari bisa menjadi pemicu datangnya penyakit. Kebiasaan apa saja itu?
Rumah merupakan tempat seseorang melakukan segala macam aktivitasnya dan beristirahat. Tapi hal-hal yang dilakukan sehari-hari di rumah ternyata bisa menjadi pemicu seseorang sakit.
Untuk itu ketahui kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dan bisa menyebabkan sakit, seperti dikutip dari Lifemojo, Sabtu (16/7/2011) yaitu:
1. Jarang mengganti sponge (spons) untuk mencuci piring
Sponge adalah alat yang digunakan untuk mencuci piring, gelas atau peralatan lainnya di dapur. Karena digunakan untuk menggosok benda-benda yang kotor, maka sponge menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme seperti bakteri. Jika seseorang jarang menggantinya, maka sponge bisa menjadi alat yang menyebabkan infeksi.
2. Jarang mengganti seprai dan sarung bantal
Setiap hari sel-sel kulit mati dan mengeluarkan keringat bahkan saat tidak melakukan apa-apa termasuk ketika tidur. Karenanya sel-sel kulit mati dan bakteri dari keringat ini bisa menempel dan terakumulasi dalam kasur serta bantal sehingga memicu infeksi dan gangguan pernapasan. Untuk itu gantilah seprai, sarung bantal dan bersihkan kasur secara teratur.
3. Terlalu sering membakar daging
Membakar atau memanggang daging biasanya menggunakan suhu tinggi yang menghasilkan senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik dan amina heterosiklik (HCA) yang bisa memicu kanker.
4. Tidak membersihkan AC
Bagian dalam AC bisa menjadi tempat yang optimal untuk berbagai jenis jamur dan mikroba berkembang biak. Hal ini karena daerah tersebut lembab dan lingkungan yang hangat. Terkadang saat AC memutar maka spora bisa menyebar ke atmosfer, karenanya AC harus dibersihkan secara teratur.
5. Tidak memeriksa tanggal kadaluarsa
Setiap kali membeli barang, hal pertama yang seharusnya dilakukan adalah memeriksa tanggal kadaluarsa, tapi sayangnya banyak orang yang tidak peduli dengan hal itu. Padahal makanan atau minuman yang sudah kadaluarsa bisa menyebabkan keracunan dengan gejala mual, diare dan muntah.
6. Tidak memandikan hewan peliharaan
Hewan peliharaan sama seperti makhluk hidup lain yang perlu dibersihkan agar terbebas dari kutu dan parasit lainnya. Untuk itu mandikanlah hewan peliharaan secara teratur untuk menghindari dari penyakit apapun yang bisa menular ke manusia.
7. Menonton televisi
Hal yang selalu dilakukan saat menonton televisi adalah mengemil makanan asin, kalori tinggi dan berlemak. Hal ini merupakan kombinasi yang tidak sehat dan bisa memicu obesitas sehingga menjadi faktor risiko untuk banyak penyakit.
Sumber http://www.detikhealth.com

Jalur 2A * Terminal Jombor
* Monjali
* Tugu
* Stasiun Tugu
* Malioboro
* Kantor Pos Besar
* Gondomanan
* Jokteng Wetan
* Tungkak
* Gambiran
* Basen
* Rejowinangun
* Babadan Gedongkuning
* Gembira Loka
* SGM
* Cendana
* Mandala Krida
* Gayam
* Flyover Lempuyangan
* Kridosono
* Duta Wacana
* Galeria
* Gramedia
* Bunderan UGM
* Colombo
* Terminal Condongcatur
* Kentungan
* Monjali
* Terminal Jombor
Jalur 2B
* Terminal Jombor
* Monjali
* Kentungan
* Terminal Condong Catur
* Colombo
* Bundaran UGM
* Gramedia
* Kridosono
* Duta Wacana
* Fly-over Lempuyangan
* Gayam
* Mandala Krida
* Cendana
* SGM
* Gembiraloka
* Babadan Gedongkuning
* Rejowinangun
* Basen
* Tungkak
* Joktengwetan
* Gondomanan
* Kantor Pos Besar
* RS PKU Muhammadiyah
* Ngabean
* Wirobrajan
* BPK
* Badran
* Bundaran SAMSAT
* Pingit
* Tugu
* Monjali
* Terminal Jombor.
Sumber: http://transjogja.com
Krisis mental di usia paruh baya sering membatasi aktivitas fisik seseorang termasuk olahraga. Memang agak mengkhawatirkan untuk berolahraga berat, namun akan sangat mengesankan saat memberitahu orang lain bahwa Anda telah melakukannya.
Dr James Fell, pakar olahraga dari Foxnews Health mengatakan di usia paruh banya banyak orang terjebak dalam midlife crisis atau krisis paruh baya. Akibatnya orang itu jadi terlalu banyak merenung, mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu kemudian melupakan olahraga.
Di sisi lain, kondisi fisik seseorang di usia paruh baya memang mulai mengalami penurunan jika dibandingkan dahulu saat masih muda. Kepadatan massa tulang menurun, bahkan fungsi jantung dan paru-paru sudah tidak sebagus belasan tahun sebelumnya.
Meski demikian, olahraga tetap menjadi kebutuhan bagi seriap orang di usia berapapun. Termasuk di usia paruh baya, seseorang harus melakukan sesuatu yakni olahraga untuk meningkatkan kekuatan otot, menjaga ritme jantung dan memastikan berbagai fungsi organ berjalan dengan baik.
“Jangan pernah menunggu untuk mulai berolahraga meski sedang mengalami krisis paruh baya. Dan juga jangan pernah merasa terlambat. Berapapun umur Anda, lakukan sesuatu untuk kesehatan Anda,” ungkap Dr Fell seperti dikutip dari Foxnews, Rabu (13/7/2011).
Beberapa aktivitas fisik berikut ini mungkin agak berat untuk dilakukan di usia paruh baya, khususnya jika memang punya masalah dengan kesehatan. Namun jika merasa kondisi fisiknya masih baik-baik saja, tidak ada salahnya melakukan sesuatu yang ekstrem di usia ini.
1. Angkat beban
Latihan angkat beban tidak harus selalu dilakukan dengan dumbel atau barbel yang membosankan, bisa juga memakai alat yang lebih ekstrem seperti kettlebell alias bola baja yang dipakai untuk membelenggu tahanan di penjara. Intinya adalah melatih otot agar makin kuat, sehingga bisa menopang tubuh dan meringankan beban pada rangka tulang yang makin rapuh.
2. Lari
Manfaat yang ingin didapatkan saat lari adalah memelihara fungsi jantung, sehingga lari sebagai latihan kardiovaskular cukup dilakukan dengan intensitas ringan asalkan rutin. Namun jika ingin mendapat manfaat lebih, usia paruh baya masih memungkinkan seseorang untuk melakukan sprint atau lari cepat maupun matarhon sejauh puluhan kilometer.
3. Bersepeda
Karena lebih sering dianggap sebagai hobi, bersepeda bagi sebagian orang sudah tidak termasuk olahraga berat dan dilakukan hampir setiap hari. Mumpung masih berusia paruh baya, kayuhlah sepeda seperti layaknya sedang berolahraga dengan tidak buru-buru berhenti sebelum bajunya basah penuh keringat, bau badan mulai tidak sedap dan terasa pegal-pegal di sekujur tubuh.
sumber http://www.detikhealth.com